Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Membangun Negeri dari Desa, Hasil TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026 di Grobogan Resmi Dituntaskan

Kamis, 21 Mei 2026 | Mei 21, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-21T07:54:02Z


MNI|GROBOGAN — Semangat membangun Indonesia dari pinggiran kembali ditegaskan melalui keberhasilan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 yang digelar Kodim 0717/Grobogan bersama Pemerintah Kabupaten Grobogan dan seluruh elemen masyarakat. Program terpadu lintas sektoral tersebut resmi ditutup dan hasil pembangunan diresmikan di Desa Pepe, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Kamis (21/05/2026).

Peresmian tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, serta masyarakat dalam mempercepat pembangunan kawasan pedesaan sebagai bagian dari penguatan ketahanan nasional berbasis kerakyatan. Melalui pendekatan gotong royong dan pemberdayaan sosial, TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, namun juga membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga persatuan, keamanan, serta kemandirian desa.

Dalam program TMMD Sengkuyung Tahap II ini, Kodim 0717/Grobogan berhasil merampungkan pembangunan jalan rabat beton sepanjang 600 meter yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah desa dan memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat. Infrastruktur tersebut dinilai sangat vital karena menjadi jalur penunjang mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, hingga akses pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Selain pembangunan jalan desa, Satgas TMMD juga menyelesaikan sejumlah sasaran fisik lainnya berupa rehabilitasi musholla, pembangunan pos kamling, serta program jambanisasi atau pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) bagi warga. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa, khususnya dalam aspek kesehatan lingkungan, keamanan, dan penguatan nilai sosial kemasyarakatan.

Tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Satgas bersama unsur terkait melaksanakan bakti sosial berupa pembagian sembako kepada warga kurang mampu serta bantuan alat tulis bagi anak-anak pelajar dari keluarga prasejahtera. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat sekaligus bentuk penguatan hubungan emosional antara aparat negara dan rakyat.

Sementara pada sasaran nonfisik, TMMD Sengkuyung Tahap II turut menghadirkan berbagai penyuluhan strategis kepada masyarakat. Materi yang diberikan meliputi penyuluhan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan, penyuluhan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), bahaya penyalahgunaan narkoba, edukasi Undang-Undang Lalu Lintas, hingga penyuluhan kesehatan, keluarga berencana, ketenagakerjaan, dan transmigrasi.

Komandan Kodim 0717/Grobogan, Letkol Inf Wefri Sandiyanto, menegaskan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata sinergitas lintas sektor dalam menjawab kebutuhan masyarakat desa sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan nasional.

“Program TMMD ini merupakan wujud nyata sinergi dan kolaborasi terpadu antara TNI, kementerian dan lembaga pemerintah, pemerintah daerah, Polri, serta seluruh komponen masyarakat dalam mempercepat pembangunan di daerah,” ujar Dandim.

Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya dipandang sebagai pembangunan infrastruktur semata, tetapi juga bagian penting dalam memperkuat ketahanan sosial, ekonomi, dan nasional. Oleh sebab itu, keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan program tersebut.

Dandim juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Grobogan, Forkopimda, OPD terkait, serta seluruh masyarakat Desa Pepe yang selama pelaksanaan TMMD telah bekerja keras secara gotong royong menyelesaikan seluruh sasaran kegiatan.

“Semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat Desa Pepe menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan seluruh program TMMD, baik sasaran fisik maupun nonfisik. Ini membuktikan bahwa TNI akan selalu hadir bersama rakyat dalam membangun negeri,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia berharap hasil pembangunan yang telah diwujudkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat desa dan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Infrastruktur yang memadai diyakini akan membuka akses yang lebih luas terhadap sektor pertanian, perdagangan, pendidikan, dan pelayanan publik lainnya.

Program TMMD sendiri selama ini menjadi salah satu program strategis nasional yang secara konsisten dilaksanakan TNI bersama pemerintah daerah guna mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, terpencil, dan tertinggal. Melalui pendekatan kemanunggalan TNI dan rakyat, TMMD dinilai berhasil menghadirkan pembangunan yang tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga memperkuat nilai kebangsaan, solidaritas sosial, dan kemandirian masyarakat.


Dengan rampungnya TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Grobogan, harapan besar pun tumbuh agar semangat membangun dari desa terus menjadi fondasi kuat menuju Indonesia yang maju, berdaulat, dan berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat.

Punkasnya,Shabar.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update