Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Dansatbrimob Polda Jateng, yang menginstruksikan penguatan peran Brimob sebagai motor penggerak kepedulian lingkungan. Ratusan personel dikerahkan dan tersebar di beberapa titik prioritas, antara lain Obyek Wisata Waduk Cengklik, Pantai Singkil Indah, Pantai Pasir Kencana, serta Lapangan Merbau Banyumanik.
Sejak pukul 07.00 WIB, pemandangan berbeda tampak di bibir pantai dan area publik. Personel Brimob dengan seragam khasnya turun langsung memegang sapu, cangkul, jaring, hingga sekop. Mereka bahu-membahu bersama unsur Tentara Nasional Indonesia, perangkat desa, dan masyarakat setempat mengangkat sampah plastik, membersihkan rumput liar, serta memastikan saluran air bebas dari sumbatan. Sinergi lintas elemen ini menegaskan bahwa urusan lingkungan adalah tanggung jawab kolektif.
Di Pantai Singkil Indah Cilacap dan Pantai Pasir Kencana Pekalongan, fokus utama diarahkan pada pengurangan sampah kiriman laut yang berpotensi merusak ekosistem pesisir. Sementara itu, di Waduk Cengklik Boyolali dan Lapangan Merbau Banyumanik, penataan kawasan dilakukan secara menyeluruh agar ruang publik kembali rapi, higienis, dan aman digunakan masyarakat. Apel gabungan di Lapangan Merbau, yang dipimpin unsur kelurahan setempat, menjadi penanda kuatnya kolaborasi antara aparat dan warga.
Dansat Brimob Polda Jawa Tengah, Noor Hudaya, menegaskan bahwa korve massal ini bukan sekadar rutinitas pembersihan, melainkan investasi jangka panjang bagi kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.
“Brimob harus hadir sebagai motor penggerak kepedulian lingkungan. Melalui korve serentak ini, kami memastikan obyek wisata dan fasilitas umum kembali asri, bersih dari sampah, serta bebas dari potensi sarang penyakit. Lingkungan yang sehat akan menghadirkan kenyamanan dan kebahagiaan bagi masyarakat,” ujarnya, Senin (16/2).
Dampak kegiatan serentak tersebut terasa nyata. Sejumlah lokasi yang sebelumnya kumuh kini tampak bersih, tertata, dan nyaman dipandang. Lebih dari sekadar hasil ekologis, kegiatan ini mempererat silaturahmi serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap kehadiran Polri yang humanis dan solutif di tengah masyarakat.
Apresiasi juga disampaikan Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Artanto, dalam pernyataan tertulisnya. Ia menilai konsistensi Satbrimob sebagai teladan praktik baik dalam menjaga kelestarian lingkungan patut didukung dan direplikasi.
“Ini wujud nyata Polri yang solutif. Melalui Gerakan Indonesia ASRI, Polda Jateng berkomitmen menghadirkan lingkungan bersih dan sehat. Kami berharap budaya bersih ini menjadi gaya hidup masyarakat Jawa Tengah demi keberlanjutan masa depan,” tegasnya.
Dengan kolaborasi yang solid dan keberlanjutan program, Polda Jateng optimistis upaya kolektif semacam ini akan menumbuhkan kesadaran ekologis yang kian mengakar, sekaligus memperkuat kualitas ruang publik sebagai wajah peradaban yang beradab dan berkelanjutan.Punkasnya,mukti.aji.




