Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

PSJM Kodim 0717/Grobogan: Investasi Kesehatan Fisik Prajurit untuk Ketahanan Nasional

Jumat, 13 Februari 2026 | Februari 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-13T14:14:33Z


MNI|GROBOGAN, JAWA TENGAH — Komitmen menjaga kebugaran jasmani sebagai fondasi profesionalitas prajurit kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Penilaian Siap Jasmani Militer (PSJM) yang digelar Kodim 0717/Grobogan. Kegiatan ini menjadi bagian integral dari pembinaan satuan teritorial guna memastikan setiap personel memiliki kesiapan fisik dan mental yang optimal dalam mendukung tugas pokok pertahanan negara.

Program PSJM yang dilaksanakan selama dua hari tersebut diawali pada Rabu (11/02) dengan materi Ketahanan Mars (Hanmars) sejauh 10 kilometer, menyusuri jalur protokol Kota Purwodadi. Pada hari kedua, Kamis (12/02), kegiatan dilanjutkan dengan Renang Militer (Renmil) sejauh 50 meter menggunakan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) dengan gaya dada, yang dilaksanakan di kolam renang Desa Wisata Sumberjatipohon, Kecamatan Grobogan.

Standar Kebugaran dan Profesionalisme Prajurit

Pelaksanaan Hanmars dan Renmil bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bagian dari sistem pembinaan jasmani militer yang terukur dan berkelanjutan. Kesiapan fisik prajurit menjadi prasyarat utama dalam menjaga daya tangkal pertahanan wilayah, terutama bagi satuan komando kewilayahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Pasiops Kodim 0717/Grobogan, Kapten Inf Sawijan, menegaskan bahwa latihan ini merupakan rangkaian dari PSJM Teritorial yang bertujuan mengukur sekaligus meningkatkan daya tahan, ketangguhan, serta stabilitas mental prajurit.

“Kegiatan ini dilaksanakan dengan semangat tinggi oleh seluruh personel sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kesiapsiagaan menghadapi berbagai tugas pokok TNI AD,” ujarnya.

Menurutnya, pembinaan fisik tidak dapat dipisahkan dari pembentukan karakter dan integritas prajurit. Ketahanan mars melatih daya tahan kardiorespirasi dan kekuatan otot, sementara renang militer menuntut penguasaan teknik, konsentrasi, serta kontrol pernapasan dalam kondisi dinamis.

Perspektif Kesehatan dan Ketahanan Tubuh

Dari sudut pandang kesehatan badan fisik, latihan berjenjang seperti Hanmars dan Renmil memiliki manfaat signifikan dalam meningkatkan kapasitas paru-paru, memperkuat sistem kardiovaskular, serta menjaga indeks massa tubuh tetap ideal. Aktivitas aerobik intensitas sedang hingga tinggi juga berkontribusi dalam menjaga metabolisme, meningkatkan ketahanan imun, serta mengurangi risiko penyakit degeneratif.

Dalam konteks pembinaan prajurit, kebugaran jasmani menjadi instrumen preventif terhadap kelelahan kerja, cedera operasional, maupun penurunan performa tugas. Dengan demikian, PSJM tidak hanya berorientasi pada evaluasi kemampuan, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang terhadap kesehatan personel.

Kapten Inf Sawijan menambahkan bahwa kegiatan ini harus dilakukan secara konsisten sebagai bagian dari pembinaan satuan.

“Ini lebih dari sekadar latihan fisik. Hanmars dan Renmil menjadi sarana pembinaan mental dan fisik yang prima guna mendukung keberhasilan tugas-tugas TNI AD di lapangan, khususnya bagi anggota komando kewilayahan,” tegasnya.

Sinergi Disiplin, Jiwa Korsa, dan Pelayanan Teritorial

Pelaksanaan PSJM juga memperkuat jiwa korsa serta solidaritas antaranggota. Ketika prajurit menempuh jarak 10 kilometer secara bersama-sama dan menyelesaikan tantangan renang militer dalam satu ritme komando, terbentuklah kohesi internal yang menjadi kekuatan moral satuan.

Dalam perspektif kehumasan institusional, kegiatan ini mencerminkan keseriusan satuan teritorial dalam menjaga standar kebugaran prajurit sebagai garda terdepan pembinaan wilayah. Masyarakat pun diharapkan memahami bahwa kesiapan fisik prajurit bukan semata-mata untuk kepentingan internal militer, melainkan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketahanan nasional.

Melalui PSJM yang dilaksanakan secara terstruktur dan profesional, Kodim 0717/Grobogan menegaskan bahwa kesehatan badan fisik adalah fondasi utama kesiapsiagaan. Prajurit yang sehat, kuat, dan tangguh merupakan aset strategis bangsa dalam menjaga kedaulatan serta memastikan keberlangsungan pembangunan nasional di wilayah teritorial.

Punkasnya,Shabar.Mukti.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update