Kegiatan konsolidasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas struktur, memperluas jaringan kader, serta menyatukan visi perjuangan partai di tingkat akar rumput. Ketua DPC Partai Prima Jepara, Muhammad Mustavit, menegaskan bahwa konsolidasi dilakukan sebagai langkah sistematis guna mengonsolidasikan kekuatan organisasi sekaligus menyiapkan mesin partai menghadapi kontestasi politik nasional lima tahunan mendatang.
“Agenda ini bukan sekadar konsolidasi struktural, tetapi juga konsolidasi ideologis dan programatik. Kami ingin memastikan seluruh jajaran partai, dari tingkat kabupaten hingga desa, memiliki pemahaman yang sama terhadap arah perjuangan Partai Prima,” ujar Mustavit dalam keterangannya.
Lebih lanjut, Mustavit menjelaskan bahwa konsolidasi ini juga diarahkan untuk membumikan visi dan misi pembangunan daerah yang diusung Bupati Jepara Witiarso Utomo dan Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar, yang dikenal dengan slogan Jepara Mulus (Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius). Menurutnya, visi tersebut harus diterjemahkan secara konkret agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Program dan visi misi Bupati Jepara harus dibumikan, diterjemahkan langsung pada rakyat. Peran partai adalah menjembatani kebijakan pemerintah daerah dengan kebutuhan nyata masyarakat di lapangan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mustavit menyoroti sejumlah program strategis yang dinilai layak mendapatkan dukungan luas dari masyarakat, antara lain pembangunan infrastruktur, penguatan Sekolah Rakyat, serta pengembangan industrialisasi daerah. Program-program ini diyakini mampu mendorong kemandirian ekonomi, memperkuat kedaulatan bangsa, sekaligus memutus mata rantai kemiskinan.
“Ini adalah program-program strategis yang harus dipahami dan didukung rakyat, karena dampaknya langsung pada peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Jepara,” tambahnya.
Ia juga mengklaim antusiasme masyarakat terhadap program Jepara Mulus tergolong tinggi. Kondisi ini menjadi modal sosial yang kuat bagi Partai Prima Jepara untuk terus bergerak aktif mendampingi rakyat sekaligus mengawal jalannya pembangunan daerah.
“Dukungan rakyat terhadap kepemimpinan Bupati Jepara cukup signifikan. Kami optimistis Jepara Mulus dapat segera terwujud secara nyata,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Bidang Persiapan Struktur dan Organisasi Partai Prima Kabupaten Jepara, Auliya Rohman, menyampaikan bahwa secara kelembagaan, Partai Prima Jepara telah siap menatap tahapan Pemilu 2029. Saat ini, struktur partai telah terbentuk di 16 kecamatan dan tengah difokuskan pada penguatan basis keanggotaan hingga tingkat desa.
“Kami optimistis Partai Prima Jepara akan lolos verifikasi administrasi maupun verifikasi faktual sebagai peserta Pemilu 2029, yang direncanakan mulai bergulir pada awal 2027,” kata Auliya.
Kegiatan konsolidasi tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Partai Prima Kabupaten Jepara serta perwakilan koordinator daerah pemilihan (dapil). Kehadiran berbagai unsur struktur ini menegaskan komitmen kolektif partai dalam membangun organisasi yang solid, militan, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
Meski belum berhasil lolos sebagai peserta Pemilu 2024, Partai Prima Jepara tercatat sebagai bagian dari koalisi partai politik yang mengusung pasangan Witiarso Utomo–Muhammad Ibnu Hajar dalam Pemilihan Kepala Daerah Jepara. Pasangan ini berhasil meraih kemenangan telak dengan perolehan suara mencapai 80,93 persen.
Kemenangan tersebut, menurut internal Partai Prima Jepara, menjadi amanah politik sekaligus tanggung jawab moral untuk turut menyukseskan agenda pembangunan daerah. Partai Prima menegaskan komitmennya untuk terus merakyat, membela kepentingan rakyat kecil, serta menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dengan konsolidasi yang semakin matang dan struktur organisasi yang kian lengkap, Partai Prima Jepara menegaskan kesiapan untuk menjadi kekuatan politik alternatif yang konsisten memperjuangkan keadilan sosial, kemandirian ekonomi, dan kesejahteraan rakyat menuju Pemilu 2029.
Punkasnya,Mukti.



