Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Akses Jalan Purwodadi–Semarang Terputus Akibat Banjir, Polres Grobogan Siapkan Jalur Alternatif dan Perkuat Layanan Sosial

Rabu, 18 Februari 2026 | Februari 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-17T20:20:19Z

MNI|Grobogan — Bencana banjir yang dipicu jebolnya tanggul mengakibatkan terputusnya akses utama jalur Semarang–Purwodadi. Titik terdampak berada di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Kondisi badan jalan yang amblas membuat arus lalu lintas lumpuh total, sehingga memerlukan penanganan cepat dan terukur demi keselamatan pengguna jalan serta keberlanjutan mobilitas warga.

Sebagai respons darurat, Polres Grobogan bergerak cepat melakukan rekayasa lalu lintas dan menyiapkan jalur alternatif. Langkah ini merupakan bagian dari pelayanan publik di tengah bencana, sekaligus wujud sinergi kemanusiaan antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat terdampak.

Kasat Lantas Polres Grobogan, AKP Kumala Enggar Anjarani, menjelaskan bahwa lokasi banjir sama sekali tidak dapat dilintasi kendaraan karena aspal dan struktur beton hancur, berisiko tinggi bagi keselamatan. Kerusakan jalan mencapai sekitar 18 meter dan menyebabkan jalur terputus total.

Untuk sementara, pengendara mobil pribadi yang akan menuju Semarang kami arahkan melalui rute Penawangan – Wolo – Truko – Genggang Tani – Kemiri – Gubug, dan berlaku sebaliknya. Rekayasa ini kami lakukan demi keselamatan bersama,” ujar AKP Kumala saat memimpin pengalihan arus di Bundaran Gubug, Selasa (17/2) siang.

Sementara itu, kendaraan berat atau sumbu III ke atas diarahkan untuk putar balik dan melintas jalur lain. Dari arah Kota Semarang menuju Purwodadi maupun sebaliknya, kendaraan besar dialihkan melalui jalur Demak – Dempet – Godong. Kebijakan ini diterapkan guna mencegah kepadatan di kawasan permukiman serta menjaga daya dukung jalan alternatif agar tetap aman.

Petugas Satlantas terus bersiaga di titik-titik krusial untuk memastikan arus kendaraan terarah dan tertib. Di saat bersamaan, personel gabungan bersama dinas terkait melakukan pembersihan lumpur dan material sisa banjir di sekitar lokasi, sebagai langkah awal pemulihan akses dan mitigasi risiko lanjutan.

Menanggapi kondisi tersebut, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menegaskan bahwa kepolisian hadir tidak hanya untuk pengamanan, tetapi juga pendampingan sosial bagi masyarakat terdampak bencana.

“Kami memahami kesulitan warga akibat terputusnya akses ini. Personel telah disiagakan untuk membantu pengendara, memberikan informasi, dan memastikan keselamatan. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, sabar, serta mematuhi arahan petugas di lapangan,” tegasnya.

Polda Jawa Tengah juga mengingatkan pengguna jalan agar memastikan kondisi fisik dan kendaraan prima sebelum melintasi jalur alternatif, mengingat potensi peningkatan volume lalu lintas dan kondisi cuaca yang masih berisiko. Pemantauan informasi resmi menjadi kunci agar perjalanan tetap aman dan efisien.

Di tengah situasi darurat ini, apresiasi mengalir dari warga setempat atas kehadiran dan kerja cepat jajaran kepolisian. Masyarakat menilai langkah rekayasa lalu lintas, penjagaan berkelanjutan, serta koordinasi lintas sektor telah membantu meminimalkan dampak sosial-ekonomi akibat banjir. Harapan pun disematkan agar sinergi yang terbangun terus berlanjut, Polres

Grobogan semakin kuat dalam pelayanan publik, dan proses pemulihan berjalan lancar demi keselamatan serta kesejahteraan bersama.

Punkasnya,Mukti.aji.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update