MNI|Grobogan – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan kebutuhan dasar kembali diwujudkan melalui Program TNI AD Manunggal Air. Dua titik sumur bor yang tengah dibangun Kodim 0717/Grobogan di Desa Kedungrejo, Kecamatan Purwodadi, kini memasuki tahap akhir pengerjaan dengan progres pembangunan telah melampaui 90 persen dan ditargetkan diresmikan pada awal Agustus 2026.
Keberadaan dua sumur bor tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat Dusun Geneng dan Dusun Kedungjago yang selama ini mendambakan akses air bersih yang lebih mudah, layak, dan berkelanjutan. Program ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan investasi sosial yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dalam jangka panjang.
Di lapangan, semangat gotong royong menjadi pemandangan yang terus mengiringi proses penyelesaian pembangunan. Personel Koramil 01/Purwodadi bersama warga bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan demi memastikan fasilitas tersebut segera dapat dimanfaatkan. Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi bukti bahwa pembangunan akan berjalan lebih efektif ketika dilandasi kepedulian, kebersamaan, dan rasa memiliki.
Komandan Kodim 0717/Grobogan, Letkol Inf. Wefri Sandiyanto, menegaskan bahwa penyediaan air bersih merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung pembangunan nasional dari tingkat desa. Menurutnya, akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan fundamental yang memiliki dampak langsung terhadap kesehatan masyarakat, kualitas sanitasi, hingga peningkatan produktivitas ekonomi warga.
"Penyediaan akses air bersih adalah kunci utama pembangunan karena secara langsung memengaruhi kesehatan, sanitasi, dan produktivitas masyarakat. Program ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar warga," ujar Dandim.
Ia menambahkan, Program TNI AD Manunggal Air merupakan salah satu program unggulan TNI Angkatan Darat yang pelaksanaannya terus dikawal hingga selesai agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
"Kami akan terus mengawal pelaksanaan program ini hingga tuntas sesuai target sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat," tegasnya.
Dua titik sumur bor tersebut dibangun dengan kedalaman masing-masing sekitar 40 meter. Infrastruktur tersebut diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi sekitar 1.700 jiwa di Desa Kedungrejo. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu mengurangi kesulitan masyarakat dalam memperoleh air bersih, khususnya saat musim kemarau ketika ketersediaan air kerap menjadi persoalan.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, Program TNI AD Manunggal Air mencerminkan peran TNI sebagai mitra strategis masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Kehadiran TNI tidak hanya terlihat dalam aspek pertahanan negara, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat, memperkuat ketahanan sosial, serta meningkatkan kualitas kehidupan warga di pedesaan.
Dengan semakin dekatnya penyelesaian pembangunan dan peresmian yang dijadwalkan pada awal Agustus mendatang, masyarakat Desa Kedungrejo kini menaruh harapan besar agar fasilitas tersebut segera beroperasi. Air bersih yang mengalir nantinya bukan hanya menjadi sumber kehidupan, tetapi juga simbol kuatnya kolaborasi antara TNI dan rakyat dalam mewujudkan desa yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Punkasnya, Shabar.


.jpg)