MNIMNI|GROBOGAN – Penguatan kualitas sumber daya manusia tidak hanya bertumpu pada peningkatan kemampuan teknis dan profesionalisme, tetapi juga memerlukan fondasi mental, moral, dan spiritual yang kokoh. Berangkat dari semangat tersebut, jajaran Kodim 0717/Grobogan menggelar kegiatan Ceramah Pembinaan Mental (Bintal) Semester II Tahun Anggaran 2026 yang diikuti oleh prajurit TNI, PNS, serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXVIII Kodim 0717/Grobogan di Aula Makodim 0717/Grobogan, Jalan Suhada Nomor 2 Purwodadi, Rabu (8/7/2026).
Kegiatan yang menghadirkan Tim Pembinaan Mental dari Bintaldam IV/Diponegoro tersebut merupakan bagian dari program pembinaan terpadu yang secara rutin dilaksanakan Kodam IV/Diponegoro guna memperkuat karakter, integritas, serta ketahanan mental seluruh prajurit beserta keluarga besar TNI di wilayah jajarannya.
Pembinaan mental dipandang sebagai instrumen strategis dalam membangun prajurit yang tidak hanya memiliki kemampuan tempur dan profesionalisme tinggi, tetapi juga berkepribadian luhur, berlandaskan nilai-nilai moral, etika, dan keimanan sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan tugas di era yang semakin kompleks.
Komandan Kodim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto, yang diwakili Kasdim Mayor Cba A.M. Ichfani, S.E., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Tim Bintaldam IV/Diponegoro. Ia menegaskan bahwa kegiatan pembinaan mental merupakan bagian penting dalam membentuk kualitas personel TNI yang profesional sekaligus memiliki keteguhan moral dalam menjalankan setiap amanah negara.
Menurutnya, materi yang disampaikan para narasumber hendaknya tidak hanya didengar sebagai pengetahuan semata, tetapi dipahami, dihayati, kemudian diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik saat menjalankan tugas kedinasan, membangun kehidupan keluarga yang harmonis, maupun ketika berinteraksi dengan masyarakat.
Ia berharap seluruh peserta mampu memanfaatkan momentum tersebut sebagai sarana introspeksi sekaligus penguatan karakter agar memiliki daya juang tinggi, semangat pengabdian yang kokoh, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai disiplin dan loyalitas.
"Diharapkan melalui kegiatan pembinaan mental yang kita selenggarakan saat ini akan diperoleh informasi, masukan, dan pencerahan yang nantinya dapat dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam membentuk ketahanan mental dan daya juang prajurit sehingga mampu melaksanakan tugas secara profesional," ungkapnya.
Sementara itu, Kabintaljarahdam IV/Diponegoro Kolonel Czi M. Ridha Has, S.T., M.T., menegaskan bahwa pembinaan mental merupakan investasi jangka panjang bagi organisasi TNI AD dalam mencetak prajurit yang memiliki integritas tinggi, disiplin, tangguh, serta mampu menjaga nama baik institusi di tengah dinamika perkembangan sosial yang terus berubah.
Ia menjelaskan bahwa tantangan tugas prajurit pada masa kini tidak hanya berasal dari aspek operasional, namun juga dipengaruhi perkembangan teknologi informasi, perubahan sosial, hingga berbagai persoalan kehidupan keluarga yang dapat memengaruhi kondisi psikologis personel apabila tidak dikelola dengan baik.
Karena itu, pembinaan mental menjadi fondasi utama untuk membangun karakter prajurit yang militan, bertanggung jawab, serta memiliki kesiapan mental dalam menghadapi berbagai dinamika penugasan tanpa mengabaikan keharmonisan keluarga.
"Kondisi mental merupakan salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas prajurit. Oleh karena itu pembinaan mental menjadi sebuah keharusan, karena semangat juang, loyalitas, dedikasi, rela berkorban, serta berbagai sifat positif lainnya hanya dapat tumbuh dari pribadi yang memiliki mental tangguh sehingga senantiasa siap mengemban setiap tugas dan tanggung jawab negara," tegasnya.
Selain diikuti prajurit dan PNS, keterlibatan anggota Persit Kartika Chandra Kirana dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan mental tidak hanya menyasar personel militer, melainkan juga keluarga sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kekuatan organisasi TNI. Keharmonisan keluarga dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas psikologis prajurit sehingga mampu memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.
Melalui kegiatan pembinaan mental yang berlangsung penuh antusiasme tersebut, Kodim 0717/Grobogan berharap seluruh personel semakin memiliki keteguhan iman, integritas, etika, serta karakter kebangsaan yang kuat. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal dalam mewujudkan prajurit TNI AD yang profesional, adaptif, humanis, dan senantiasa hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus mengabdi kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab.
Punkasnya Shabar.aji.


.jpg)