Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Anjing Pelacak Polres Purbalingga Diterjunkan, Tim Gabungan Perkuat Pencarian Lansia Hilang di Kawasan Hutan

Rabu, 08 Juli 2026 | Juli 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-08T05:12:40Z


MNI|Purbalingga – Komitmen Polres Purbalingga dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat kembali ditunjukkan melalui pengerahan Unit Satwa (K9) guna membantu proses pencarian seorang lanjut usia (lansia) yang dilaporkan hilang di kawasan hutan Desa Tunjungmuli, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga. Upaya tersebut menjadi bagian dari respons cepat kepolisian dalam mendukung operasi pencarian bersama lintas instansi demi meningkatkan peluang ditemukannya korban dalam kondisi selamat.

Lansia yang dilaporkan hilang diketahui bernama Museni (72), warga Desa Tunjungmuli. Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, korban tidak kembali ke rumah sejak Rabu (1/7/2026) setelah terakhir kali terlihat berjalan menuju area perkebunan di sebelah utara lapangan desa. Korban diketahui mengalami kepikunan sehingga diduga kehilangan arah dan tersesat hingga memasuki kawasan hutan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Polres Purbalingga segera mengerahkan personel Unit K9 beserta anjing pelacak untuk memperkuat pencarian yang sebelumnya telah dilakukan oleh tim gabungan. Metode pelacakan menggunakan anjing terlatih dipilih karena dinilai efektif dalam mendeteksi jejak manusia, khususnya di wilayah dengan kontur medan yang sulit dijangkau.

Kasat Samapta Polres Purbalingga, AKP Tri Haryanto, mengatakan bahwa pengerahan Unit Satwa merupakan bagian dari optimalisasi kemampuan teknis kepolisian dalam mendukung misi kemanusiaan.

"Kami menerjunkan Unit K9 untuk mendukung pencarian menggunakan anjing pelacak, dengan menyisir kawasan permukiman hingga masuk ke area hutan guna mendeteksi jejak keberadaan lansia yang dilaporkan hilang," ujarnya, Selasa (7/7/2026) sore.

Menurutnya, proses pencarian tidak hanya mengandalkan kemampuan Unit K9, tetapi juga melibatkan kolaborasi berbagai unsur yang tergabung dalam tim SAR gabungan. Sinergi tersebut menjadi wujud nyata semangat kebersamaan antarinstansi dalam menghadapi situasi darurat yang membutuhkan penanganan cepat, terukur, dan profesional.

Operasi pencarian melibatkan personel dari BPBD Kabupaten Purbalingga, Basarnas Cilacap, Polsek Karangmoncol, Koramil Karangmoncol, relawan kebencanaan, pemerintah desa, hingga masyarakat setempat yang secara sukarela ikut menyisir lokasi-lokasi yang diduga menjadi jalur pergerakan korban.

Selain menggunakan anjing pelacak, tim gabungan juga mengoperasikan drone untuk melakukan pemantauan udara pada sejumlah titik yang memiliki tingkat risiko tinggi serta sulit dijangkau melalui jalur darat. Teknologi tersebut dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan pencarian sekaligus memetakan kondisi medan secara lebih efektif.

Meski berbagai metode telah diterapkan, hingga Selasa sore korban masih belum berhasil ditemukan. Kendala utama dalam operasi pencarian berasal dari kondisi vegetasi hutan yang sangat rapat, kontur medan yang curam, serta minimnya informasi dari saksi mata mengenai arah pasti perjalanan korban sebelum dinyatakan hilang.

AKP Tri Haryanto menegaskan bahwa seluruh personel tetap berkomitmen melanjutkan proses pencarian secara maksimal dengan mengedepankan keselamatan petugas sekaligus memanfaatkan seluruh potensi sumber daya yang tersedia.

"Hasil pencarian hingga hari ini memang belum membuahkan hasil. Namun kami memastikan pencarian akan terus dilanjutkan bersama seluruh unsur tim gabungan dengan harapan korban segera ditemukan," jelasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya perhatian keluarga terhadap anggota keluarga lanjut usia, khususnya yang mengalami gangguan daya ingat atau kepikunan. Pengawasan yang lebih intensif serta pendampingan saat beraktivitas di luar rumah menjadi langkah preventif yang sangat diperlukan untuk mengurangi risiko kejadian serupa.

Di sisi lain, keterlibatan berbagai unsur dalam operasi pencarian menunjukkan bahwa penanganan situasi kemanusiaan memerlukan kolaborasi lintas sektor. Kehadiran Unit K9 Polres Purbalingga bersama personel SAR, TNI, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat mencerminkan sinergi yang kuat dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada warga.

Polres Purbalingga berharap dukungan doa dan informasi dari masyarakat yang mungkin mengetahui keberadaan korban dapat membantu mempercepat proses pencarian. Tim gabungan akan terus melakukan penyisiran secara berkelanjutan di kawasan hutan maupun titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi keberadaan Museni, dengan harapan korban segera ditemukan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarganya.

punkasnya,humas polres. purbalinga.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update