Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Mantri/KRPH Se-BKPH Manggar Perkuat Sinergi Strategis Bersama Media Mainstream Melalui Forum “Ngopi Bareng”

Selasa, 07 April 2026 | April 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-07T02:15:09Z

 


MNI|GROBOGAN — Dalam upaya memperkuat kemitraan strategis serta membangun komunikasi publik yang konstruktif, jajaran Mantri/KRPH se-BKPH Manggar, Perum Perhutani KPH Semarang menggelar kegiatan bertajuk “Ngopi Bareng” (Ngobar) bersama insan media mainstream. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat, dialogis, dan penuh nuansa kekeluargaan di kawasan depan SPBU Kaliceret, Desa Mrisi, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan, Senin (6/4/2026).

Forum informal ini dihadiri oleh sejumlah pemangku wilayah kehutanan, di antaranya Mantri/KRPH Bantengan Ahmad Muslih, KRPH Kembanggading Suradi, KRPH Deras Muh Rondi, KRPH Glapan Agus, serta jajaran mandor, termasuk Mandor Pijo. Turut hadir pula perwakilan awak media dari berbagai platform pemberitaan nasional dan daerah.

Dalam keterangannya, Asper/KBKPH melalui Mantri KRPH Bantengan Ahmad Muslih menyampaikan apresiasi atas peran aktif media dalam menjaga kesinambungan komunikasi publik yang transparan dan akuntabel. Ia menegaskan bahwa sinergi dengan media bukan sekadar hubungan publikasi, melainkan bagian integral dari tata kelola kelembagaan yang modern dan adaptif.

“Media memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi secara objektif dan membangun persepsi publik yang positif. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat legitimasi program-program kehutanan,” ujar Ahmad Muslih.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa ruang kerja sama publikasi mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari pengamanan hutan, pengelolaan sumber daya hutan (SDH), pengembangan wisata berbasis ekologi, hingga implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta skema kemitraan kehutanan yang melibatkan masyarakat secara partisipatif.

Dari perspektif media, Muhlisin selaku perwakilan senior awak media memberikan apresiasi terhadap keterbukaan institusi kehutanan dalam membangun komunikasi yang inklusif. Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk progresivitas dalam membangun kepercayaan publik.

“Kami melihat adanya komitmen kuat dari Perhutani untuk membuka ruang dialog yang sehat. Media siap menjadi mitra dalam menyampaikan informasi yang berimbang dan edukatif kepada masyarakat,” ungkapnya.

Senada, Purwanto dari Media Wartajavaindo menegaskan komitmen media dalam mendukung pemberitaan sektor kehutanan secara konstruktif. Ia berharap keterlibatan media tidak hanya sebatas publikasi, tetapi juga dalam kegiatan lapangan yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan.

Sementara itu, Wakil Administratur/KSKPH Semarang Andi Henu, dalam keterangan terpisah, menyampaikan penghargaan atas kontribusi media dalam mendukung eksistensi dan citra positif lembaga. Ia menilai kegiatan Ngopi Bareng sebagai langkah strategis dalam membangun komunikasi dua arah yang produktif.

“Kolaborasi antara Perhutani dan media merupakan elemen penting dalam menjaga keberlanjutan pengelolaan hutan. Melalui komunikasi terbuka, kita dapat merumuskan solusi bersama dalam menghadapi berbagai tantangan kehutanan,” tegasnya.

Ia menambahkan, sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus memperkuat implementasi pembangunan berkelanjutan di wilayah KPH Semarang, Divisi Regional Jawa Tengah.

Mengakhiri pernyataannya, Andi Henu menegaskan optimisme terhadap keberlanjutan kemitraan tersebut. “Semoga kolaborasi ini terus terjaga dan berkembang. Bersama, kita wujudkan hutan yang lestari serta masyarakat yang sejahtera melalui sinergi yang solid dan berkelanjutan,” pungkasnya. kerja ,tim.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update