Kegiatan yang digelar di halaman TVRI Sulawesi Selatan, Jalan Padjonga Dg. Ngalle, Kota Makassar, Rabu (11/3/2026) tersebut dihadiri oleh Aliyah Mustika Ilham, Wakil Wali Kota Makassar, sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota Makassar terhadap berbagai program strategis pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi dalam menjaga stabilitas pasokan serta keterjangkauan harga pangan di tengah masyarakat.
Kehadiran Wakil Wali Kota Makassar dalam kegiatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna menjaga ketahanan pangan daerah, khususnya dalam menghadapi dinamika ekonomi dan potensi fluktuasi harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan nasional.
Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan program strategis yang memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama dalam membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan yang sangat bergantung pada stabilitas harga kebutuhan pokok.
“Gerakan Pangan Murah merupakan program yang sangat membantu masyarakat, terutama dalam memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Program ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat,” ujar Aliyah Mustika Ilham.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Makassar menyambut baik pelaksanaan program tersebut sebagai bagian dari strategi penguatan ketahanan pangan daerah yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat dalam menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan pangan nasional.
Selain itu, kegiatan Gerakan Pangan Murah juga diharapkan mampu menjadi instrumen pengendali inflasi daerah, khususnya pada sektor pangan yang selama ini menjadi salah satu komponen utama penyumbang inflasi di berbagai wilayah.
Melalui pelaksanaan GPM secara serentak di berbagai daerah di Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah berupaya memperpendek rantai distribusi pangan sekaligus memberikan akses langsung kepada masyarakat untuk memperoleh komoditas pangan dengan harga yang lebih stabil dibandingkan harga pasar pada umumnya.
Sejumlah komoditas strategis yang disediakan dalam kegiatan tersebut meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, serta berbagai bahan pangan pokok lainnya yang dijual dengan harga subsidi atau di bawah harga pasar.
Program ini juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), distributor pangan, hingga pelaku usaha sektor pangan yang turut berkontribusi dalam menjaga stabilitas distribusi dan harga bahan pokok di masyarakat.
Lebih lanjut, Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat dalam memastikan ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan semata, tetapi juga mencakup aspek aksesibilitas, stabilitas harga, serta keberlanjutan distribusi yang merata hingga ke tingkat masyarakat paling bawah.
Dengan adanya Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan secara serentak ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan sosial melalui akses terhadap pangan yang lebih mudah dan terjangkau.
Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam memperkuat sistem ketahanan pangan nasional, sekaligus memastikan bahwa setiap warga negara memiliki akses yang adil terhadap kebutuhan pangan sebagai salah satu hak dasar dalam kehidupan bermasyarakat.
Punkasnya,Eko.



