Tahap akhir seleksi dilaksanakan pada Senin, 2 Maret 2026, bertempat di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa. Sebanyak 10 kandidat terbaik yang telah melalui tahapan administrasi, penelusuran rekam jejak, uji kompetensi manajerial dan teknis, hingga asesmen potensi, mengikuti sesi wawancara mendalam di hadapan Panitia Seleksi (Pansel).
Pansel Independen dan Profesional
Proses seleksi ini dikawal oleh tim penguji yang terdiri dari unsur pemerintah provinsi dan akademisi guna menjamin objektivitas dan integritas hasil akhir. Ketua Pansel dijabat oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis Peter, serta dua akademisi dari Politeknik STIA LAN Makassar, yakni Sulaeman Fattah dan Alam Tauhid Syukur.
Komposisi Pansel yang melibatkan unsur eksternal ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam menerapkan prinsip merit system sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan regulasi turunannya. Seleksi dilakukan berbasis kompetensi, kinerja, dan integritas, bukan semata pertimbangan administratif.
Enam Jabatan Strategis Diperebutkan
Seleksi terbuka ini bertujuan mengisi enam posisi strategis yang memiliki peran sentral dalam menggerakkan roda pemerintahan daerah, yaitu:
Asisten Administrasi Umum
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM)
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo-SP)
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip
Direktur RSUD Syekh Yusuf
Keenam jabatan tersebut merupakan simpul penting dalam struktur birokrasi daerah, baik dalam penguatan manajemen internal, pengembangan SDM aparatur, transformasi digital pemerintahan, pembinaan generasi muda, pengelolaan arsip dan literasi, hingga pelayanan kesehatan publik.
Direktur RSUD Syekh Yusuf, misalnya, diharapkan mampu mendorong peningkatan mutu layanan kesehatan berbasis standar akreditasi nasional dan manajemen rumah sakit yang modern. Sementara Kepala Dinas Kominfo-SP memikul tanggung jawab strategis dalam mengakselerasi sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) serta penguatan keamanan informasi daerah.
Persaingan Ketat, Seleksi Berbasis Kapasitas
Dengan jumlah 10 peserta untuk enam jabatan, kompetisi pada tahap akhir ini berlangsung ketat dan selektif. Setiap kandidat dituntut memaparkan visi kepemimpinan, strategi inovatif, serta solusi konkret atas tantangan sektoral yang akan dihadapi.
Wawancara akhir tidak hanya menguji kapasitas teknis, tetapi juga integritas moral, kemampuan komunikasi publik, kepemimpinan transformasional, dan komitmen terhadap prinsip good governance. Pendalaman rekam jejak dan kesesuaian kompetensi dengan kebutuhan organisasi menjadi variabel utama dalam proses penilaian.
Pemerintah Kabupaten Gowa menegaskan bahwa seleksi ini merupakan bagian dari langkah sistematis untuk memastikan setiap perangkat daerah dipimpin oleh figur yang memiliki kompetensi manajerial dan teknis yang mumpuni, sekaligus mampu membangun budaya kerja yang kolaboratif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Penguatan Reformasi Birokrasi
Pelaksanaan seleksi terbuka JPT Pratama ini juga menjadi indikator keseriusan Pemkab Gowa dalam memperkuat reformasi birokrasi daerah. Penempatan pejabat berdasarkan merit system diyakini akan meningkatkan efektivitas program pembangunan, mempercepat realisasi target kinerja, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan.
Hasil akhir seleksi selanjutnya akan disampaikan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian untuk ditetapkan sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan yang berlaku. Publik menaruh harapan agar figur-figur terpilih nantinya mampu membawa energi baru dalam pelayanan dan pembangunan di Kabupaten Gowa.
Dengan seleksi yang berlangsung transparan, objektif, dan profesional, Pemerintah Kabupaten Gowa berupaya memastikan bahwa birokrasi daerah tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga bergerak progresif dalam menjawab dinamika dan tuntutan masyarakat di era transformasi digital dan tata kelola modern.
Punkasnya,Max.tim.



