MNI|JEPARA – Upaya penguatan kedisiplinan, profesionalisme, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pengamanan terus dilakukan oleh jajaran Polres Jepara melalui pendekatan pembinaan dan edukasi. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan pelatihan dan pembekalan yang diselenggarakan oleh Satbinmas Polres Jepara kepada para satuan pengamanan (Satpam) yang bertugas di lingkungan fasilitas publik dan kawasan industri.
Kegiatan pembinaan tersebut berlangsung di aula RSUD RA Kartini serta di lingkungan perusahaan PT Hwaseung Indonesia, Kamis (5/3/2026), dengan menghadirkan puluhan personel Satpam sebagai peserta pelatihan.
Suasana kegiatan tampak berlangsung dinamis dan penuh antusiasme. Para peserta mengikuti setiap sesi pembekalan dengan penuh perhatian sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kemampuan serta wawasan mereka dalam menjalankan tugas pengamanan di lingkungan kerja masing-masing.
Pelatihan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Binkamsa Satbinmas Polres Jepara Joko Suhaji, yang didampingi sejumlah personel Satbinmas. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan dua materi strategis yang dinilai sangat penting bagi peningkatan profesionalisme petugas keamanan, yakni komunikasi efektif dalam pelaksanaan tugas serta pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Materi tersebut disampaikan secara interaktif melalui pendekatan dialogis yang disertai sesi tanya jawab, sehingga peserta dapat memahami materi secara komprehensif sekaligus berbagi pengalaman terkait dinamika tugas pengamanan di lapangan.
Dalam pemaparannya, Ipda Joko Suhaji menegaskan bahwa kemampuan komunikasi yang baik merupakan salah satu kompetensi mendasar yang harus dimiliki oleh setiap anggota satuan pengamanan. Menurutnya, komunikasi yang efektif dapat menjadi sarana penting dalam menciptakan situasi kerja yang harmonis, aman, serta kondusif di lingkungan tempat bertugas.
“Komunikasi yang efektif mampu membangun kepercayaan antara petugas Satpam dengan masyarakat maupun dengan pihak manajemen instansi. Dengan komunikasi yang baik, potensi konflik dapat diminimalisasi dan situasi keamanan dapat terjaga secara optimal,” jelasnya.
Selain itu, materi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika juga menjadi fokus utama dalam kegiatan tersebut. Dalam sesi ini, peserta diberikan pemahaman komprehensif mengenai berbagai jenis narkotika, dampak negatif yang ditimbulkan terhadap kesehatan fisik dan mental, serta konsekuensi sosial dan hukum yang dapat muncul akibat penyalahgunaan narkoba.
Para peserta juga dibekali pengetahuan mengenai langkah-langkah preventif yang dapat dilakukan di lingkungan kerja maupun masyarakat guna mencegah peredaran narkotika. Hal ini dinilai penting mengingat peran Satpam sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan di berbagai sektor, termasuk fasilitas kesehatan, kawasan industri, maupun lingkungan perkantoran.
Penjelasan yang komprehensif tersebut memberikan wawasan baru bagi para peserta pelatihan. Mereka menyadari bahwa keberadaan Satpam tidak hanya berfungsi sebagai penjaga keamanan fisik, tetapi juga sebagai bagian dari elemen masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Para peserta pun memberikan apresiasi atas penyampaian materi yang dinilai informatif, inspiratif, serta mudah dipahami. Mereka mengaku mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya komunikasi efektif dalam menjalankan tugas pengamanan sekaligus semakin menyadari bahaya narkoba yang dapat mengancam lingkungan kerja maupun kehidupan sosial masyarakat.
Tidak hanya berhenti pada peningkatan pengetahuan, para peserta juga menyatakan komitmennya untuk menyebarluaskan informasi dan wawasan yang diperoleh kepada keluarga, rekan kerja, serta lingkungan tempat tinggal masing-masing sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung gerakan antinarkoba di masyarakat.
Melalui kegiatan pembinaan ini, Satbinmas Polres Jepara berharap para personel satuan pengamanan dapat menjalankan tugas secara lebih profesional, disiplin, serta memiliki integritas yang tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi pembinaan kemitraan antara kepolisian dan unsur pengamanan swakarsa dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dengan penguatan wawasan antinarkoba serta keterampilan komunikasi yang baik, para Satpam diharapkan mampu menjadi mitra strategis kepolisian dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika, sekaligus memperkuat budaya disiplin serta tanggung jawab sosial di tengah masyarakat
PunkasnyaEko,Adi.



