Kegiatan yang berlangsung sejak sore hari itu turut melibatkan elemen kepemudaan dan organisasi kemasyarakatan, di antaranya GP Ansor dan Banser Kabupaten Demak. Sinergi lintas elemen ini menjadi simbol kolaborasi sosial dalam memperkuat nilai toleransi dan solidaritas di tengah masyarakat.
Sebanyak kurang lebih 750 paket takjil dan nasi kotak dibagikan kepada warga sekitar serta pengendara yang melintas di jalur Jogoloyo–Wonosalam. Paket tersebut dihimpun dari internal perusahaan, dukungan rekan-rekan Pasopati, serta kontribusi sejumlah pemangku kepentingan daerah, termasuk unsur DPR dan pimpinan daerah (Pimda) Demak.
Ketua Umum PT Pasopati Jaya, Eko Sugiarto, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan berbagi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility) sekaligus ekspresi rasa syukur atas kesempatan menjalani ibadah di bulan suci.“Ramadan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan. Kami ingin menghadirkan kebahagiaan sederhana melalui pembagian takjil dan nasi kotak kepada masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan menjadi amal kebaikan dan mempererat kebersamaan,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya tentang distribusi bantuan konsumsi, tetapi juga membangun kedekatan emosional antara dunia usaha dan masyarakat. Kehadiran perusahaan di tengah-tengah warga, lanjutnya, harus memberikan dampak sosial yang nyata dan berkelanjutan.
Di lokasi kegiatan, para relawan dari Ansor dan Banser tampak membantu mengatur arus lalu lintas sekaligus memastikan pembagian berjalan tertib dan aman. Kolaborasi tersebut mencerminkan harmoni antara sektor swasta dan organisasi sosial-keagamaan dalam menciptakan suasana Ramadan yang kondusif.
Sejumlah warga Jogoloyo menyampaikan apresiasi atas aksi sosial tersebut. Salah seorang warga mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kepedulian yang diberikan.
“Kami sangat senang dan berterima kasih atas perhatian dari PT Pasopati Jaya dan semua pihak yang terlibat. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga dan membawa Demak menjadi daerah yang lebih maju dan toleran,” ujarnya kepada awak media.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan pentingnya peran dunia usaha dalam memperkuat kohesi sosial. Dalam konteks pembangunan daerah, sinergi antara perusahaan, organisasi kepemudaan, dan pemerintah daerah menjadi fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif, harmonis, dan berdaya saing.
Melalui aksi berbagi di bulan Ramadan, PT Pasopati Jaya bersama elemen sosial di Demak menunjukkan bahwa nilai empati dan gotong royong tetap menjadi pilar utama dalam membangun peradaban lokal yang berakar pada spiritualitas, kebersamaan, dan kemajuan bersama menuju Demak yang lebih toleran dan sejahtera.Punkasnya,Mukti,Aji.



