Kegiatan yang diprakarsai oleh Polres Tegal tersebut secara resmi dibuka oleh Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., sebagai bentuk dukungan institusi kepolisian terhadap pengembangan potensi olahraga di kalangan pelajar sekaligus upaya preventif dalam mengarahkan energi dan kreativitas generasi muda ke arah yang lebih konstruktif.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Tegal M. Iskandarsyah, S.P., S.I.K., M.H., perwakilan Bupati Tegal yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Tegal Uwes Qoroni, M.T., Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tegal Bambang Asmoyo, S.H., M.H., jajaran Pejabat Utama Polres Tegal, para Kapolsek di lingkungan Polres Tegal, serta sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan lembaga pendidikan.
Sebelum perlombaan resmi dimulai, suasana semakin meriah dengan digelarnya lomba eksibisi lari 100 meter yang diikuti langsung oleh Kapolres Tegal bersama sejumlah peserta Cokorun. Tidak hanya itu, Wakapolres Tegal, Kasat Reskrim, serta Kasat Binmas Polres Tegal juga turut ambil bagian dalam perlombaan persahabatan tersebut. Aksi para pejabat kepolisian yang berbaur dengan peserta muda mendapat sambutan hangat dan sorak sorai dari para penonton yang hadir.
Dalam sambutannya, Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo menyampaikan bahwa kegiatan Cokorun merupakan fenomena positif yang saat ini tengah berkembang di kalangan pelajar. Menurutnya, aktivitas olahraga seperti ini dapat menjadi sarana penyaluran energi dan kreativitas generasi muda secara sehat, sekaligus membangun semangat kompetisi yang sportif.“Kegiatan Cokorun ini saat ini sedang menjadi tren di kalangan pelajar. Kami menilai bahwa aktivitas ini merupakan kegiatan yang positif dan patut dikembangkan sebagai wadah kreativitas serta penyaluran energi generasi muda agar dapat diarahkan pada kegiatan yang bermanfaat,” ujar Kapolres.
Ia menambahkan bahwa Polres Tegal berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang melibatkan generasi muda, terutama dalam bidang olahraga, seni, maupun kegiatan sosial yang dapat memperkuat karakter serta membangun mentalitas yang sehat di kalangan pelajar.
Lebih lanjut, Kapolres juga mengajak seluruh peserta lomba untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas serta menjaga kesehatan selama mengikuti kompetisi.
“Saya berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan secara berkelanjutan. Jaga kesehatan, junjung tinggi sportivitas dalam berkompetisi, dan yang paling utama saya mengajak adik-adik sekalian untuk bersama-sama menjaga Kabupaten Tegal agar tetap aman, damai, dan kondusif,” tambahnya.
Lomba lari 100 meter Cokorun tersebut diikuti oleh 48 peserta yang merupakan pelajar dari berbagai sekolah di wilayah Kabupaten Tegal. Untuk menjaga keseimbangan kompetisi, para peserta dibagi ke dalam enam kategori berdasarkan berat badan, yaitu kelas A (50–55 kg), kelas B (56–60 kg), kelas C (61–65 kg), kelas D (66–70 kg), kelas E (di atas 70 kg), serta kelas khusus perempuan dengan berat badan di atas 45 kg.
Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi pendekatan humanis Polres Tegal kepada kalangan generasi muda. Melalui penyelenggaraan kegiatan yang bersifat edukatif dan rekreatif, diharapkan para pelajar memiliki ruang untuk menyalurkan bakat dan minatnya secara positif, sehingga dapat mencegah potensi kenakalan remaja maupun aktivitas negatif yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol sinergi antara institusi kepolisian, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam membangun generasi muda yang sehat, disiplin, dan berkarakter, sekaligus memperkuat budaya olahraga sebagai bagian dari gaya hidup yang produktif.
Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, Polres Tegal berharap dapat terus mempererat hubungan
kemitraan dengan masyarakat, khususnya kalangan pelajar, serta memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan sosial yang aman, kondusif, dan penuh semangat kebersamaan di wilayah Kabupaten Tegal.Pewarta : Eko / Aji





