Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Polres Purbalingga Laksanakan Survei Jalur Mudik Lebaran, Perkuat Kesiapan Operasi Ketupat Candi 2026

Sabtu, 07 Maret 2026 | Maret 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-07T00:59:16Z

MMI|Polres Purbalingga — Dalam rangka memastikan kelancaran arus mudik serta meningkatkan keselamatan dan ketertiban lalu lintas menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Purbalingga bersama sejumlah instansi terkait melaksanakan survei terpadu jalur mudik Lebaran 2026 di wilayah Kabupaten Purbalingga, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis dalam mempersiapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 yang akan digelar secara serentak sebagai operasi kepolisian terpusat guna menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.

Survei lapangan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Purbalingga Gharasa Zahra Zahirah bersama unsur lintas sektor, di antaranya perwakilan dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah melalui Kepala BPSPP Wilayah V, Dinas Perhubungan Kabupaten Purbalingga, Balai Bina Marga Wilayah Cilacap, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Purbalingga.

Sinergi lintas instansi tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi jalan, mengidentifikasi titik rawan kecelakaan maupun potensi hambatan lalu lintas, serta menyiapkan langkah-langkah mitigasi guna mendukung terciptanya kondisi lalu lintas yang aman dan lancar selama masa mudik Lebaran.

Kasat Lantas Polres Purbalingga Gharasa Zahra Zahirah menjelaskan bahwa kegiatan survei ini bertujuan untuk melakukan pemetaan kondisi jalur mudik secara menyeluruh, termasuk mengevaluasi kesiapan infrastruktur jalan, rambu lalu lintas, serta fasilitas pendukung keselamatan pengguna jalan.

“Hari ini kami melaksanakan survei terpadu jalur mudik Lebaran 2026 bersama stakeholder terkait, baik dari tingkat provinsi maupun kabupaten. Survei ini meliputi pengecekan kondisi jalan, kelengkapan sarana prasarana lalu lintas, serta identifikasi titik-titik rawan kecelakaan di wilayah Kabupaten Purbalingga,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah awal dalam memastikan terciptanya kondisi kamseltibcar lantas atau keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 yang menjadi agenda pengamanan nasional setiap momentum mudik Lebaran.

Selain melakukan pengecekan kondisi jalan dan fasilitas pendukung lalu lintas, tim survei juga melakukan pemasangan rambu serta papan imbauan keselamatan di sejumlah titik yang dinilai memiliki tingkat kerawanan kecelakaan lalu lintas cukup tinggi.

“Pemasangan rambu dan papan peringatan ini dimaksudkan untuk mengingatkan para pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas, khususnya di jalur-jalur yang memiliki potensi kerawanan kecelakaan,” jelasnya.

Dalam tahap awal, sedikitnya sekitar 30 papan imbauan dan rambu peringatan keselamatan akan dipasang di berbagai titik strategis di sepanjang jalur mudik wilayah Kabupaten Purbalingga guna meningkatkan kesadaran pengguna jalan terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Selama kegiatan berlangsung, tim gabungan juga melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi ruas jalan utama yang menjadi jalur penghubung bagi para pemudik, mulai dari kawasan Simpang Sirongge hingga ruas Jalan Raya Karangreja yang menjadi salah satu jalur vital pergerakan kendaraan menuju wilayah pegunungan di Kabupaten Purbalingga.

Selain itu, sejumlah baliho imbauan keselamatan juga dipasang pada titik-titik rawan kecelakaan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat agar senantiasa mematuhi aturan berlalu lintas serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Di sisi lain, pemerintah daerah melalui Balai Bina Marga Provinsi Jawa Tengah juga telah menyiapkan program pemeliharaan infrastruktur jalan guna mendukung kelancaran arus mudik. Beberapa ruas jalan yang akan dilakukan perbaikan melalui kegiatan tambal sulam lubang antara lain ruas Jalan Raya Bobotsari–Belik pada 6 Maret 2026, Lingkar Barat Jalan Letnan Yusuf pada 9 Maret 2026, Jalan Soekarno Hatta pada 10 Maret 2026, ruas Bukateja–Klampok pada 11 hingga 12 Maret 2026, serta ruas Purbalingga–Bobotsari yang dijadwalkan mulai diperbaiki pada 13 Maret 2026 hingga selesai.

Langkah pemeliharaan infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Sejumlah masyarakat pengguna jalan menyambut baik langkah yang dilakukan kepolisian bersama pemerintah daerah dalam mempersiapkan jalur mudik. Salah seorang pengendara lokal mengaku merasa lebih tenang dengan adanya program survei jalur serta perbaikan infrastruktur jalan yang dilakukan menjelang musim mudik.

“Kami sebagai pengguna jalan merasa sangat terbantu dengan adanya perhatian dari pihak kepolisian dan pemerintah terhadap kondisi jalur mudik. Program ini membuat kami lebih merasa aman dan nyaman saat berkendara,” ungkapnya.

Melalui kegiatan survei terpadu tersebut, jajaran Polres Purbalingga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menciptakan sistem transportasi yang aman dan tertib selama momentum mudik Lebaran.

Dengan dukungan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat, diharapkan pelaksanaan mudik

Lebaran tahun 2026 di wilayah Kabupaten Purbalingga dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, serta memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan menuju kampung halaman.

Punkasnya,Eko,aji.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update