Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Polres Kebumen dan Klenteng Kong Hwie Kiong Sinergi Tebar 750 Takjil, Harmoni Ramadan dan Cap Go Meh Warnai Kebersamaan

Rabu, 04 Maret 2026 | Maret 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-04T00:17:16Z

MNI|Kebumen – Semangat toleransi dan harmoni kebangsaan kembali terpatri dalam momentum Ramadan 1447 H/2026 M di Kabupaten Kebumen. Polres Kebumen bersama Klenteng Kong Hwie Kiong menggelar aksi sosial pembagian 750 paket takjil kepada masyarakat yang tengah melaksanakan ngabuburit, Selasa (3/3/2026), di halaman klenteng setempat.

Kegiatan yang berlangsung khidmat sekaligus semarak tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama. Dalam keterangannya, Kapolres menegaskan bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan agenda rutin selama Ramadan yang dilaksanakan jajaran Polres Kebumen, kali ini melalui fungsi Pembinaan Masyarakat (Binmas) dengan menggandeng pengurus klenteng sebagai mitra kolaboratif.

“Berbagi takjil setiap hari kita laksanakan. Hari ini dari fungsi Binmas dan kami berkolaborasi dengan klenteng. Ini menjadi simbol kebersamaan lintas elemen masyarakat,” ujar AKBP Putu di sela-sela kegiatan.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan tokoh-tokoh lintas agama merupakan manifestasi nyata dari komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) berbasis partisipasi publik. Ramadan, sebagai bulan penuh berkah, menjadi ruang reflektif untuk memperkuat solidaritas sosial tanpa sekat perbedaan.

Suasana sore itu kian hidup saat tiga barongsai tampil bergantian di halaman klenteng. Denting simbal dan tabuhan gong berpadu dengan antusiasme warga yang memadati kawasan Jalan Pramuka. Atraksi barongsai yang identik dengan perayaan Imlek dan Cap Go Meh menghadirkan nuansa kultural yang menyatu harmonis dengan semangat Ramadan.

Di depan pintu klenteng, paket lontong Cap Go Meh tertata rapi di atas meja panjang. Personel Polres Kebumen berdiri berdampingan dengan pengurus klenteng, membagikan paket demi paket kepada masyarakat yang melintas maupun yang sengaja datang untuk menyaksikan pertunjukan sekaligus menerima takjil.

Ketua Klenteng Kong Hwie Kiong, Hengki Halim, menjelaskan bahwa sebelumnya rangkaian perayaan Imlek telah dilaksanakan. Namun, peringatan Cap Go Meh tahun ini dikemas lebih sederhana mengingat bertepatan dengan bulan suci Ramadan.

“Biasanya ada pesta rakyat saat Cap Go Meh, termasuk pesta kembang api. Tahun ini kita tiadakan sebagai bentuk penghormatan kepada saudara-saudara kita yang menjalankan ibadah puasa,” ungkap Hengki.

Sebagai penutup rangkaian perayaan, pihak klenteng memilih menggelar aksi sosial pembagian takjil berupa lontong Cap Go Meh. Langkah tersebut, menurut Hengki, merupakan wujud komitmen menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Kebumen.

“Guyub rukun dan toleransi akan selalu kita jaga. Momentum ini semoga semakin mempererat persaudaraan,” tambahnya.

Salah seorang warga, Nurul, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai pembagian takjil tidak hanya membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga menciptakan atmosfer kebersamaan yang positif di ruang publik.

Kegiatan kolaboratif ini menjadi representasi konkret nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam praktik sosial kemasyarakatan. Kepolisian tidak hanya hadir sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai pengayom dan perekat sosial yang aktif membangun dialog serta kerja sama lintas komunitas.

Melalui pendekatan humanis dan partisipatif, Polres Kebumen menegaskan komitmennya untuk terus merawat harmoni sosial, khususnya dalam momentum-momentum keagamaan. Sinergi antara aparat

kepolisian dan elemen masyarakat lintas iman ini diharapkan menjadi inspirasi nasional dalam memperkuat moderasi beragama serta menjaga stabilitas kamtibmas yang inklusif dan berkelanjutan.

Punkasnya,Eko,Mukti.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update