Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Satgas Pangan Polres Sragen Bersama Kementerian Perdagangan Pastikan Stabilitas Harga dan Stok Bapokting Aman Hingga Lebaran

Rabu, 04 Maret 2026 | Maret 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-04T00:30:43Z

MNI|SRAGEN, JATENG – Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan menjamin ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H/2025 M, Satgas Pangan Polres Sragen bersinergi dengan unsur pemerintah pusat dan daerah melakukan inspeksi langsung di sejumlah titik distribusi dan perdagangan di Kabupaten Sragen, Selasa (3/3/2025).

Kegiatan pengawasan terpadu ini merupakan bagian dari langkah strategis pengendalian inflasi daerah serta implementasi kebijakan stabilisasi pasokan dan harga pangan yang sejalan dengan arahan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dalam menjaga keseimbangan pasar nasional menjelang momentum hari besar keagamaan.

Tim memulai pemantauan pada pukul 09.00 WIB dengan menyasar Pasar Bunder sebagai representasi pasar tradisional. Di lokasi tersebut, petugas melakukan dialog langsung dengan pedagang sekaligus verifikasi harga guna memastikan tidak terjadi lonjakan signifikan maupun praktik penyimpangan distribusi.

Berdasarkan hasil monitoring lapangan, harga beras premium tercatat Rp14.000 per kilogram dan beras medium Rp13.500 per kilogram. Komoditas hortikultura seperti cabai rawit merah berada pada kisaran Rp82.000 per kilogram, sedangkan cabai keriting merah Rp28.000 per kilogram. Untuk komoditas protein hewani, harga daging sapi terpantau Rp120.000 per kilogram dan daging ayam Rp40.000 per kilogram. Secara umum, harga-harga tersebut dinilai masih dalam batas kewajaran dan relatif stabil.

Pengecekan kemudian berlanjut ke sektor ritel modern di Mitra Swalayan. Di titik ini, harga telur ayam ras tercatat Rp28.500 per kilogram, gula premium Rp17.500 per kilogram, serta minyak goreng rakyat merek Minyakita Rp15.700 per liter. Tim memastikan distribusi berjalan lancar tanpa indikasi penahanan barang maupun praktik spekulatif.

Tahapan akhir pengawasan dilakukan di gudang Perum Bulog Duyungan, Sidoharjo, Sragen. Berdasarkan data aktual, stok beras yang tersedia mencapai 8.534.800 kilogram. Jumlah tersebut dinyatakan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sragen hingga Lebaran, bahkan dengan proyeksi peningkatan konsumsi menjelang puncak perayaan.

Kegiatan ini melibatkan unsur Badan Pangan Nasional (Bapanas), DKP3, Diskumindag, Bulog Korwil Surakarta, serta Satgas Pangan Polres Sragen yang dipimpin Kanit Tipidter Ipda Sriyadi. Kolaborasi lintas sektor tersebut mencerminkan penguatan tata kelola pengawasan distribusi pangan secara komprehensif, guna mencegah praktik penimbunan dan manipulasi harga yang berpotensi merugikan masyarakat.

Kasatreskrim Polres Sragen AKP Catur Agus Yudo Praseno menegaskan bahwa hasil pengecekan menunjukkan kondisi harga bapokting di wilayah Kabupaten Sragen masih terkendali dan stok berada dalam posisi aman. Pihaknya memastikan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah preventif dan represif apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum di bidang perdagangan dan distribusi pangan.

Sinergi antara aparat penegak hukum dan otoritas perdagangan ini menjadi instrumen strategis dalam menjaga kepercayaan publik terhadap mekanisme pasar. Pemerintah berkomitmen memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga wajar, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah menjelang momentum Idulfitri.

Melalui pengawasan intensif dan koordinasi terpadu, stabilitas pasokan serta harga bapokting di Kabupaten

Sragen diharapkan tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Lebaran dengan tenang, aman, dan sejahtera.

Punlasnya,Eko.Aji.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update