Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Polres Demak dan Warga Resmikan Jembatan Merah Putih, Perkuat Konektivitas Antar Desa dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Rabu, 18 Maret 2026 | Maret 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-18T01:32:28Z

MNI|DEMAK — Upaya mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke tingkat desa terus menjadi prioritas pemerintah dalam mendorong kemajuan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di Kabupaten Demak, langkah konkret tersebut tercermin melalui peresmian Jembatan Merah Putih yang berada di Sungai Setu, Dukuh Gabus, Desa Banjarejo, Kecamatan Guntur, pada Selasa (17/3/2026) sore.

Peresmian jembatan yang dilaksanakan oleh jajaran Kepolisian Resor Demak bersama masyarakat setempat itu menjadi simbol kolaborasi antara institusi negara dan warga dalam membangun fasilitas publik yang bermanfaat langsung bagi kehidupan masyarakat pedesaan. Jembatan tersebut kini menjadi jalur penghubung vital antara Desa Banjarejo dan Desa Wonorejo, yang selama ini menjadi akses utama mobilitas warga.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimcam Guntur, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga yang menyambut penuh antusias kehadiran infrastruktur baru yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antar wilayah sekaligus memperlancar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Peresmian jembatan ini juga sejalan dengan program pembangunan nasional yang digagas oleh Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia, yang menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur hingga wilayah pedesaan guna memperkuat pemerataan pembangunan nasional. Di sisi lain, langkah tersebut juga selaras dengan arahan Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang mendorong peran aktif jajaran kepolisian dalam mendukung percepatan pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Kapolres Demak, Arrizal Samelino Gandasaputra atau yang akrab disapa AKBP Samel, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak semata berorientasi pada aspek fisik semata, tetapi juga memiliki dimensi strategis dalam menciptakan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Menurutnya, tersedianya akses transportasi yang aman dan memadai akan membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi warga, terutama bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan perdagangan hasil bumi.

“Pembangunan infrastruktur desa merupakan bagian penting dari program pemerintah dalam memperkuat konektivitas wilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan akses yang lebih aman dan lancar, mobilitas warga menjadi lebih efektif, distribusi hasil pertanian dapat berjalan optimal, dan pada akhirnya turut mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif,” ujar AKBP Samel.

Ia menjelaskan, sebelum pembangunan jembatan baru tersebut, masyarakat harus melintasi jembatan lama yang kondisinya sempit serta memiliki pagar pengaman yang rusak. Kondisi tersebut kerap menimbulkan kekhawatiran bagi pengguna jalan, bahkan tidak jarang memicu kecelakaan yang membahayakan keselamatan warga.

Dengan hadirnya Jembatan Merah Putih yang memiliki panjang sekitar 30 meter tersebut, diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus kenyamanan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Dengan diresmikannya jembatan ini, kami berharap masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman. Polri akan terus hadir mendukung setiap upaya pembangunan yang membawa manfaat nyata bagi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Banjarejo, Ali Nusiswanto, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terwujudnya pembangunan jembatan yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak bagi warga.

Menurutnya, kondisi jembatan sebelumnya sudah sangat memprihatinkan dan sering menimbulkan insiden warga terjatuh ke sungai saat melintas, terutama ketika arus air meningkat pada musim hujan.

“Dengan adanya pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini, semoga benar-benar membawa manfaat besar bagi masyarakat, baik warga Desa Banjarejo maupun masyarakat desa sekitar. Sebelumnya kondisi jembatan sangat memprihatinkan dan kerap menimbulkan korban yang jatuh ke sungai. Alhamdulillah saat ini jembatan sudah dibangun oleh Kapolres Demak dan ke depan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat secara luas,” ungkapnya.

Ia juga berharap keberadaan jembatan tersebut tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya dalam memperlancar distribusi hasil pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat desa.

Dengan diresmikannya Jembatan Merah Putih di Sungai Setu tersebut, diharapkan konektivitas antar desa di wilayah Kecamatan Guntur semakin kuat, sekaligus menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam

membangun infrastruktur yang berorientasi pada kepentingan publik serta kemajuan daerah.

Punkasnya,Munthohar.aji.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update