Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Polairud Polda Sulawesi Selatan Intensifkan Pengamanan dan Penataan Lingkungan, Pantai Akkarena Bertransformasi Jadi Zona ASRI

Kamis, 26 Maret 2026 | Maret 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-26T08:26:46Z


MNI|Makassar, 26 Maret 2026 — Komitmen institusi kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendorong kualitas lingkungan hidup kembali ditunjukkan oleh jajaran Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Dit Polairud) Polda Sulawesi Selatan. Melalui pendekatan terpadu berbasis pengamanan dan kepedulian ekologis, kawasan pesisir Pantai Akkarena kini bertransformasi menjadi zona ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 25 Maret 2026, sekitar pukul 09.00 WITA, sebagai bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang secara nasional digelar untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat selama momentum Hari Raya. Namun demikian, pelaksanaan di lapangan tidak hanya berfokus pada aspek preventif keamanan, melainkan juga dikombinasikan dengan aksi nyata penataan lingkungan pesisir.

Direktur Polairud Polda Sulsel, Pitoyo Agung Yuwono, dalam arahannya menegaskan bahwa paradigma tugas kepolisian saat ini menuntut pendekatan yang lebih komprehensif, tidak semata berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mencakup dimensi sosial dan lingkungan sebagai bagian integral dari pelayanan publik.

“Kehadiran Polairud tidak hanya dimaknai sebagai representasi negara dalam aspek keamanan, tetapi juga sebagai katalisator dalam menjaga kualitas lingkungan pesisir agar tetap bersih, tertib, dan layak dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Program ASRI yang diimplementasikan di kawasan Pantai Akkarena merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan strategis nasional yang diinisiasi oleh Prabowo Subianto, yang menitikberatkan pada penguatan tata kelola lingkungan hidup berbasis partisipasi aktif aparatur negara dan masyarakat.

Secara empiris, hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan perubahan signifikan. Kawasan pesisir yang sebelumnya menghadapi tantangan kebersihan dan ketertiban kini tampak lebih tertata, higienis, serta memberikan rasa aman bagi pengunjung. Aktivitas masyarakat pun berlangsung lebih kondusif dengan kehadiran personel yang tidak hanya melakukan patroli, tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan bersih pantai.

Sinergitas antara fungsi pengamanan dan pengelolaan lingkungan ini menjadi representasi konkret dari model policing modern yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan sosial. Kehadiran aparat tidak lagi dipersepsikan secara sempit sebagai penegak hukum, melainkan sebagai agen perubahan yang mendorong kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga ruang publik.

Lebih jauh, langkah ini mengandung pesan strategis bahwa implementasi program pemerintah tidak berhenti pada tataran normatif, melainkan diwujudkan melalui aksi konkret di lapangan. Pendekatan kolaboratif antara aparat dan masyarakat diyakini mampu memperkuat budaya sadar lingkungan serta meningkatkan kualitas destinasi wisata pesisir secara berkelanjutan.

Dengan capaian tersebut, kawasan Makassar kini menunjukkan wajah baru sebagai kota pesisir yang tidak hanya aman, tetapi juga bersih dan estetis. Transformasi Pantai Akkarena menjadi zona ASRI menjadi indikator nyata bahwa integrasi kebijakan keamanan dan lingkungan dapat berjalan efektif apabila didukung oleh komitmen kuat seluruh pemangku kepentingan.

Ke depan, Dit Polairud Polda Sulsel menegaskan akan terus mengintensifkan kegiatan serupa di berbagai wilayah pesisir lainnya

sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam menjaga keamanan maritim sekaligus kelestarian lingkungan hidup nasional.

Punkasnya,kerja,tim.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update