Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pohon Trembesi Tumbang Tutup Akses Jalan di Depan Stadion Joyokusumo, Polisi dan BPBD Lakukan Evakuasi Cepat

Kamis, 05 Maret 2026 | Maret 05, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-05T07:01:41Z

MNI|PATI — Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Pati pada Rabu (4/3/2026) petang mengakibatkan sebuah pohon trembesi berukuran besar tumbang dan menutup akses lalu lintas di kawasan strategis perkotaan. Insiden tersebut terjadi di Jalan Kolonel Sunandar, tepatnya di depan Stadion Joyokusumo, yang berada di wilayah Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo.

Peristiwa pohon tumbang tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB ketika hujan deras disertai hembusan angin kencang melanda kawasan tersebut. Pohon trembesi dengan diameter diperkirakan mencapai 1,5 meter roboh melintang tepat di badan jalan sehingga menutup seluruh jalur kendaraan dari dua arah. Kondisi ini sempat menyebabkan kemacetan total karena akses utama menuju kawasan stadion dan sejumlah fasilitas publik lainnya tidak dapat dilalui kendaraan.

Selain menutup badan jalan, pohon yang diperkirakan telah berusia lebih dari satu dekade itu juga menimpa beberapa lapak pedagang kaki lima yang berada di trotoar depan stadion. Sejumlah gerobak dan perlengkapan dagangan dilaporkan mengalami kerusakan akibat tertimpa batang dan ranting pohon yang cukup besar.

Menanggapi laporan masyarakat, jajaran kepolisian dari Polresta Pati melalui personel Polsek Margorejo bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal serta memastikan keselamatan pengguna jalan.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Margorejo AKP Dwi Kristiawan menjelaskan bahwa pihak kepolisian segera merespons laporan masyarakat yang diterima melalui sambungan telepon terkait adanya pohon tumbang yang menghambat arus lalu lintas.

“Begitu menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya pohon tumbang yang menutup badan jalan, kami bersama personel piket langsung menuju lokasi untuk melakukan langkah penanganan awal serta memastikan kondisi di lapangan tetap aman,” ujar AKP Dwi Kristiawan.

Langkah pertama yang dilakukan aparat kepolisian adalah melakukan pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian guna menghindari kemacetan yang lebih parah sekaligus menjaga keamanan pengguna jalan. Personel kepolisian mengarahkan kendaraan untuk melewati jalur alternatif sementara hingga proses evakuasi selesai dilakukan.

“Personel Polsek Margorejo langsung melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian agar kendaraan dapat dialihkan sementara ke jalur lain, sehingga situasi tetap terkendali dan tidak menimbulkan kepadatan kendaraan yang lebih luas,” jelasnya.

Proses evakuasi pohon tumbang tersebut kemudian dilakukan secara terpadu bersama sejumlah unsur terkait, termasuk personel Satuan Samapta Polresta Pati dan tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pati. Dengan menggunakan peralatan pemotong seperti gergaji mesin, petugas secara bertahap memotong batang dan ranting pohon yang melintang di jalan sebelum memindahkannya ke tepi jalan.

Menurut AKP Dwi Kristiawan, proses evakuasi membutuhkan kehati-hatian mengingat ukuran batang pohon yang cukup besar serta posisi tumbangnya yang menutup seluruh badan jalan.

“Kami berkolaborasi dengan BPBD Kabupaten Pati dan personel Sat Samapta Polresta Pati untuk melakukan pemotongan batang dan ranting pohon menggunakan gergaji mesin agar dapat segera dipindahkan dari badan jalan dan tidak lagi menghambat arus kendaraan,” katanya.

Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, tumbangnya pohon trembesi tersebut diduga kuat disebabkan oleh faktor usia pohon yang sudah tua serta kondisi batang yang mulai rapuh. Situasi tersebut semakin diperparah oleh terpaan angin kencang yang terjadi bersamaan dengan hujan deras sehingga membuat pohon kehilangan daya tahan dan akhirnya roboh.

“Pohon trembesi tersebut diperkirakan sudah cukup tua sehingga kondisinya mulai lapuk. Ketika diterpa angin kencang yang terjadi bersamaan dengan hujan deras, akhirnya pohon tersebut tidak mampu bertahan dan tumbang,” ungkap AKP Dwi.

Meski menimbulkan gangguan lalu lintas dan kerusakan pada sejumlah lapak pedagang, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun demikian, beberapa pedagang kaki lima yang biasa berjualan di sekitar trotoar stadion harus mengalami kerugian karena gerobak dan perlengkapan dagangan mereka rusak akibat tertimpa ranting dan batang pohon.

“Sejumlah lapak pedagang seperti penjual bakso bakar, tahu bulat, minuman es cokelat, siomay hingga angkringan nasi kucing terdampak karena posisi mereka berada tepat di bawah pohon saat kejadian,” tambah AKP Dwi.

Setelah dilakukan pemotongan dan pembersihan secara bertahap, sekitar pukul 20.00 WIB seluruh bagian pohon yang menghalangi jalan akhirnya berhasil dipindahkan ke tepi jalan. Dengan selesainya proses evakuasi tersebut, arus lalu lintas di jalur utama depan Stadion Joyokusumo kembali dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat secara normal.

“Alhamdulillah sekitar pukul 20.00 WIB proses evakuasi telah selesai sehingga kendaraan sudah dapat melintas kembali dan arus lalu lintas kembali normal,” tutup AKP Dwi Kristiawan.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat dan pemerintah daerah akan pentingnya upaya mitigasi risiko bencana, termasuk pemantauan kondisi pohon-pohon besar di kawasan perkotaan yang berpotensi membahayakan keselamatan publik, terutama saat terjadi cuaca ekstrem.

Melalui sinergi antara aparat kepolisian, unsur penanggulangan bencana, serta partisipasi masyarakat, diharapkan setiap potensi gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas dapat ditangani secara cepat, tepat, dan profesional sesuai dengan semangat pelayanan publik yang humanis dan responsif.

Punkasnya,Eko,Mukti.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update