Pemeriksaan yang melibatkan ratusan kendaraan personel tersebut mencakup pengecekan kondisi kendaraan sekaligus kelengkapan administrasi berkendara, seperti surat izin mengemudi (SIM), surat tanda nomor kendaraan (STNK), serta kelengkapan keselamatan berkendara lainnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari sosialisasi sekaligus pelaksanaan Operasi Penegakan Ketertiban dan Yustisi (Ops Gaktib Yustisi) Triwulan I Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh satuan TNI di Indonesia sebagai tindak lanjut instruksi dari Markas Besar TNI.
Komandan Kodim 0717/Grobogan, Letkol Inf Wefri Sandiyanto, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim Subdenpom IV/1-3 Blora yang telah melaksanakan kegiatan sosialisasi serta penegakan disiplin di lingkungan Kodim 0717/Grobogan.
Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran kolektif prajurit terhadap pentingnya disiplin, kepatuhan hukum, serta tanggung jawab moral sebagai aparat negara yang menjadi teladan bagi masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan dari Subdenpom Blora yang telah melaksanakan kegiatan sosialisasi Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Ops Gaktib) Triwulan I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesadaran, kedisiplinan, serta kepatuhan seluruh personel terhadap aturan yang berlaku,” ujar Dandim.
Ia juga menegaskan kepada seluruh prajurit dan PNS di lingkungan Kodim 0717/Grobogan agar senantiasa menjaga nama baik institusi TNI dengan menjunjung tinggi kehormatan prajurit serta menghindari berbagai bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun institusi.
“Setiap prajurit harus mampu menjaga kehormatan dan martabat satuan. Hindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng citra TNI di tengah masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dandim berharap melalui kegiatan ini seluruh personel dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya disiplin dan ketertiban, baik dalam kehidupan kedinasan maupun dalam aktivitas sehari-hari di tengah masyarakat.
Apabila dalam pelaksanaan pemeriksaan ditemukan hal-hal yang perlu diperbaiki, ia berharap dapat segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari proses pembinaan dan peningkatan kualitas kedisiplinan prajurit ke depan.Sementara itu, Komandan Subdenpom IV/1-3 Blora Kapten Cpm Karmawan menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan kendaraan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran hukum di kalangan prajurit serta memastikan seluruh personel mematuhi aturan berlalu lintas secara tertib dan bertanggung jawab.
Menurutnya, prajurit TNI tidak hanya dituntut disiplin dalam tugas militer, tetapi juga harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dalam hal kepatuhan terhadap hukum.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kedisiplinan prajurit dalam berlalu lintas, menaati tata tertib yang berlaku, serta menumbuhkan kesadaran hukum sehingga prajurit dapat menjadi pelopor keselamatan berkendara di tengah masyarakat,” ungkap Kapten Karmawan.
Ia menambahkan bahwa langkah ini juga merupakan upaya preventif untuk menekan potensi pelanggaran hukum, khususnya pelanggaran lalu lintas maupun pelanggaran disiplin lainnya di lingkungan TNI.
“Kegiatan ini juga bertujuan mencegah terjadinya pelanggaran hukum serta menekan angka pelanggaran lalu lintas dan pelanggaran disiplin lainnya di lingkungan prajurit,” jelasnya.
Adapun pelaksanaan Operasi Gaktib Yustisi Triwulan I Tahun Anggaran 2026 mengusung tema “TNI Prima, Taat Hukum, Berdaulat, Indonesia Maju.” Tema tersebut mencerminkan komitmen kuat institusi TNI dalam membangun budaya disiplin, meningkatkan kepatuhan terhadap hukum, serta memperkuat profesionalisme prajurit dan aparatur sipil negara di lingkungan TNI melalui pendekatan edukatif, pembinaan, dan penegakan hukum secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh prajurit dan PNS TNI di jajaran Kodim 0717/Grobogan semakin memahami pentingnya kedisiplinan, tertib administrasi, serta kepatuhan terhadap hukum sebagai bagian dari jati diri prajurit TNI yang profesional, modern, dan terpercaya di tengah masyarakat.
Punkasnya,Shabar.





