MMI|Demak – Momentum peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah dimaknai secara khidmat oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Demak dengan menggelar kegiatan pengajian sekaligus penyaluran zakat fitrah kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan bernuansa religius dan sosial tersebut berlangsung di Masjid Uswatun Hasanah Polres Demak, Jumat (13/3/2026), sebagai wujud penguatan nilai spiritual sekaligus kepedulian sosial di lingkungan kepolisian.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra beserta para pejabat utama Polres Demak, seluruh personel PNPP, serta pengurus Bhayangkari Cabang Demak. Suasana pengajian berlangsung khusyuk dan penuh kebersamaan, mencerminkan sinergi antara penguatan iman dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Pengajian menghadirkan penceramah KH Ahmad Efendi dari Desa Tambakroto, Kecamatan Sayung, yang dalam tausiyahnya mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai sarana memperkuat kecintaan kepada Rasulullah serta meningkatkan kualitas keimanan.
Dalam ceramahnya, ia menegaskan bahwa Al-Qur’an bukan sekadar untuk dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, orang-orang yang senantiasa menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup akan memperoleh kemuliaan di sisi Allah SWT.
“Surga merindukan orang-orang yang memiliki amal kebaikan, salah satunya mereka yang gemar membaca Al-Qur’an serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” ungkapnya di hadapan para jamaah.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momentum refleksi spiritual bagi umat Islam untuk kembali mendekatkan diri kepada Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup yang membawa manusia menuju jalan kebenaran, keadilan, dan kemaslahatan.
Sebagai daerah yang dikenal luas sebagai Kota Wali, masyarakat Demak juga diingatkan untuk terus menjaga serta meneladani nilai-nilai luhur yang diwariskan para ulama dan Wali Songo, seperti keteguhan iman, akhlak mulia, serta semangat menyebarkan kebaikan kepada sesama. Nilai-nilai tersebut juga menjadi landasan moral bagi setiap insan, termasuk bagi anggota Polri dalam menjalankan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, keluarga besar Polres Demak turut menyalurkan zakat fitrah yang dihimpun dari seluruh personel. Total zakat yang disalurkan mencapai 3.000 kilogram beras atau setara dengan sekitar 1.200 paket zakat fitrah dengan berat masing-masing 2,5 kilogram.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.125 kilogram atau sekitar 850 paket disalurkan kepada masyarakat di lingkungan Polres Demak, sedangkan 875 kilogram atau sekitar 350 paket lainnya didistribusikan melalui Polsek jajaran guna menjangkau masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah.
Penyerahan zakat fitrah secara simbolis dilakukan oleh Kapolres Demak kepada para penerima yang berhak. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri di bulan suci Ramadan.
Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga memperkuat solidaritas serta kepedulian sosial di lingkungan kepolisian.
Menurutnya, nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam peringatan Nuzulul Qur’an sejalan dengan semangat pengabdian Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Melalui momentum ini kami berharap seluruh anggota semakin kuat, tidak hanya dalam menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga dalam memperkokoh iman, kepedulian, dan semangat pengabdian kepada masyarakat. Semoga setiap langkah pengabdian menjadi ladang ibadah di hadapan Allah SWT dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.
Kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan komitmen Polres Demak dalam menghadirkan pendekatan humanis dan religius dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Melalui kegiatan sosial dan keagamaan seperti ini, Polri diharapkan semakin mampu
memperkuat kepercayaan publik sekaligus meneguhkan perannya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.Munthohar_Ershi




