Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Perhutani KPH Gundih Apresiasi Guru TK Tunas Rimba dengan Pemberian THR Jelang Idulfitri 1447 H

Selasa, 17 Maret 2026 | Maret 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-17T15:31:12Z

MNI|Grobogan – Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Gundih menunjukkan komitmen sosialnya terhadap penguatan sektor pendidikan di wilayah sekitar kawasan hutan. Melalui Yayasan Tunas Rimba (YTRP), Perhutani memberikan apresiasi kepada para tenaga pendidik Taman Kanak-kanak (TK) Tunas Rimba dengan menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) pada Senin (16/03/2026).

Langkah tersebut merupakan bagian dari kepedulian sosial perusahaan dalam mendukung kesejahteraan tenaga pendidik sekaligus memperkuat peran lembaga pendidikan anak usia dini di kawasan pedesaan dan lingkungan hutan. Pemberian THR ini juga menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi para guru yang selama ini mengabdikan diri dalam mendidik generasi muda di wilayah kerja Perhutani KPH Gundih.

Administratur atau Kepala KPH Gundih yang juga menjabat sebagai Penasehat Yayasan Tunas Rimba, Haris Setiana, menjelaskan bahwa keberadaan Yayasan Tunas Rimba merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat sekitar hutan.

Menurutnya, lembaga pendidikan yang dikelola Perhutani tersebut memiliki peran strategis dalam membangun fondasi karakter dan pendidikan anak sejak usia dini, terutama bagi keluarga yang tinggal di wilayah sekitar kawasan hutan.

“Yayasan Tunas Rimba merupakan lembaga pendidikan anak usia dini yang dikelola langsung oleh Perum Perhutani. Kehadiran lembaga ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat sekitar hutan,” ungkap Haris.

Ia menambahkan, saat ini di wilayah KPH Gundih terdapat tiga unit TK Tunas Rimba yang aktif beroperasi dengan total sepuluh tenaga pendidik. Para guru tersebut selama ini menjalankan peran penting dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan dasar sekaligus membentuk karakter anak-anak sejak usia dini.

“Para guru TK Tunas Rimba memiliki peran sentral dalam membangun fondasi pendidikan generasi muda. Mereka bukan hanya mengajar, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral, kedisiplinan, serta semangat belajar kepada anak-anak,” lanjutnya.

Haris menegaskan bahwa pemberian THR menjelang Idulfitri bukan sekadar tradisi tahunan perusahaan, melainkan bentuk pengakuan dan penghargaan atas pengabdian para guru yang telah berkontribusi dalam mencerdaskan anak-anak di wilayah sekitar hutan.

“Melalui pemberian THR ini, kami ingin menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan moral kepada para tenaga pendidik. Kami berharap langkah ini dapat menambah semangat dan motivasi mereka dalam menjalankan tugas mulia membangun generasi masa depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keberadaan TK Tunas Rimba di wilayah kerja Perhutani tidak hanya menjadi sarana pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah sekitar kawasan hutan.

“Kami berharap lembaga pendidikan ini terus berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat sekitar hutan,” imbuhnya.

Kegiatan penyerahan THR tersebut disambut dengan penuh rasa syukur oleh para tenaga pendidik. Salah satu guru TK Tunas Rimba II Kradenan, Marsinah, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Perhutani KPH Gundih kepada para guru.

Menurutnya, perhatian dan kepedulian tersebut memberikan dorongan semangat bagi para tenaga pendidik untuk terus menjalankan tugas mereka dengan penuh dedikasi.

“Kami sangat berterima kasih kepada Perhutani KPH Gundih atas kepedulian yang diberikan kepada para guru TK Tunas Rimba. Pemberian THR ini sangat membantu kami, khususnya dalam memenuhi kebutuhan keluarga menjelang Hari Raya Idulfitri,” ungkap Marsinah.

Ia juga berharap hubungan baik antara Perhutani dan para tenaga pendidik dapat terus terjalin sehingga keberadaan TK Tunas Rimba semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui kegiatan sosial tersebut, Perhutani KPH Gundih menegaskan bahwa peran perusahaan tidak hanya terbatas pada pengelolaan sumber daya hutan secara berkelanjutan, tetapi juga mencakup tanggung jawab sosial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta kualitas pendidikan di sekitar kawasan hutan.

Dengan dukungan terhadap sektor pendidikan tersebut, diharapkan generasi muda di wilayah sekitar hutan memiliki kesempatan yang lebih

baik untuk berkembang, sekaligus menjadi bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di masa mendatang.

(Reporter: Banu Aji)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update