MNI|Demak — Arus balik Lebaran 2026 menunjukkan tren kelancaran yang signifikan di sejumlah jalur utama Pulau Jawa. Kondisi tersebut menuai apresiasi dari para pemudik, salah satunya disampaikan oleh Denta Nur Sukma (22), yang merasakan langsung optimalisasi pengamanan dan pelayanan oleh aparat gabungan selama perjalanan.
Pernyataan tersebut disampaikannya saat beristirahat sekaligus menunaikan ibadah salat Jumat di Masjid Agung Demak, sebelum melanjutkan perjalanan arus balik menuju Jakarta. Ia menilai, kelancaran arus lalu lintas dari wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat hingga Jawa Tengah tidak terlepas dari peran aktif aparat di lapangan.
“Pengaturan lalu lintas sangat baik. Saya melihat kehadiran petugas di titik-titik rawan kemacetan benar-benar membantu kelancaran perjalanan. Ini menunjukkan kesiapsiagaan yang optimal,” ungkap Denta, Jumat (27/3/2026).
Sinergi Pengamanan dan Pelayanan Humanis
Keberhasilan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini dinilai sebagai hasil sinergi antara Kepolisian Negara Republik Indonesia bersama TNI, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya. Pendekatan yang mengedepankan pelayanan humanis juga dirasakan langsung oleh para pemudik di lapangan.
Denta mengungkapkan bahwa pelayanan di berbagai fasilitas publik, seperti rest area dan Pos Pengamanan Terpadu, berjalan dengan baik. Petugas dinilai tidak hanya sigap dalam menjalankan tugas, tetapi juga mengedepankan sikap ramah terhadap masyarakat.
“Petugas di lapangan sangat responsif dan komunikatif. Kehadiran mereka memberikan rasa aman sekaligus kenyamanan bagi pemudik,” ujarnya.
Apresiasi untuk Polres Demak
Secara khusus, Denta juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Demak yang dinilainya memberikan pelayanan optimal selama ia singgah di wilayah tersebut. Ia mengaku mendapat sambutan yang hangat serta bantuan yang dibutuhkan selama perjalanan.
“Pelayanan dari Polres Demak sangat baik. Petugasnya ramah, informatif, dan membantu kami sebagai pemudik,” tuturnya.
Harapan Keberlanjutan Pelayanan
Lebih lanjut, Denta berharap standar pelayanan dan pengamanan yang telah diterapkan pada arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada momentum serupa di masa mendatang. Menurutnya, konsistensi dalam pelayanan publik menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat.
“Semoga ke depan pelayanan seperti ini terus ditingkatkan, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan lancar,”
Keberhasilan pengelolaan arus balik tahun ini menjadi indikator positif efektivitas strategi pengamanan terpadu yang diterapkan aparat. Di sisi lain, apresiasi masyarakat menjadi refleksi penting atas kehadiran negara dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan mobilitas publik, khususnya pada momentum arus mudik dan balik Lebaran yang memiliki intensitas tinggi setiap tahunnya.
Punkasnya,Munthohar.aji.



