Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Membangun Negeri dari Desa: Program TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 di Desa Mangunrejo Resmi Ditutup

Rabu, 11 Maret 2026 | Maret 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-11T09:15:46Z

 
MNI|GROBOGAN — Komitmen TNI dalam memperkuat pembangunan nasional dari tingkat akar rumput kembali diwujudkan melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 yang secara resmi ditutup dalam sebuah upacara khidmat di Lapangan SD Negeri 01 Mangunrejo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Rabu (11/3/2026).

Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0717/Grobogan, Letkol Inf Wefri Sandiyanto, serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Grobogan. Sebelum rangkaian upacara penutupan berlangsung, Forkopimda yang dipimpin Wakil Bupati Grobogan, H. Sugeng Prasetyo, S.E., M.M., terlebih dahulu menerima paparan mengenai capaian pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I. Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan peresmian serta peninjauan langsung terhadap infrastruktur jalan desa yang telah berhasil dibangun melalui program tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0717/Grobogan membacakan amanat Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IV/Diponegoro, Mayor Jenderal TNI Achiruddin, S.E., M.Han. Dalam amanatnya, Pangdam menegaskan bahwa TMMD merupakan salah satu program bakti TNI yang secara konsisten dilaksanakan sebagai bentuk sinergi strategis antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah, khususnya di kawasan pedesaan dan daerah yang masih membutuhkan peningkatan sarana prasarana.

Menurutnya, pelaksanaan TMMD tidak hanya bertujuan membangun infrastruktur fisik semata, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial masyarakat melalui berbagai kegiatan pemberdayaan dan penyuluhan yang bersifat edukatif.

“TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 mengusung tema ‘TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa’. Tema ini mengandung makna mendalam bahwa pembangunan desa merupakan fondasi utama dalam memperkuat struktur pembangunan nasional secara berkelanjutan,” demikian amanat Pangdam IV/Diponegoro yang dibacakan oleh Dandim 0717/Grobogan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pembangunan yang dimulai dari desa merupakan strategi nasional untuk mendorong pemerataan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat daya saing daerah. Desa diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mandiri, produktif, dan berdaya saing di masa depan.

Pada bagian akhir amanatnya, Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan TMMD, mulai dari pemerintah daerah, unsur Forkopimda, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga berbagai elemen masyarakat.

“Ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus kami sampaikan kepada seluruh Bupati/Wali Kota beserta jajaran Forkopimda dan OPD terkait atas dukungan yang telah diberikan. Penghargaan juga kami sampaikan kepada segenap unsur TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, pemuda, pelajar, serta masyarakat yang selama satu bulan penuh telah bahu-membahu menyukseskan seluruh program TMMD, baik sasaran fisik maupun nonfisik,” ujar Pangdam dalam amanatnya.

Selama pelaksanaan program TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Desa Mangunrejo, berbagai sasaran pembangunan berhasil direalisasikan. Pada sektor pembangunan fisik, kegiatan meliputi pengecoran jalan desa sepanjang 600 meter dengan lebar 2,5 meter yang diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas warga. Selain itu juga dilakukan rehabilitasi satu unit pos keamanan lingkungan (poskamling), pembangunan lima unit jamban sehat bagi warga, serta rehabilitasi satu unit mushola sebagai sarana ibadah masyarakat.

Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, program TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah pedesaan. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan administrasi kependudukan, penyuluhan kesehatan dan pencegahan stunting, program keluarga berencana, penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, serta sosialisasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) termasuk bahaya penyalahgunaan narkoba.

Rangkaian penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 ditandai secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Grobogan sebagai tanda berakhirnya program tersebut. Momentum tersebut sekaligus menjadi simbol keberhasilan kolaborasi lintas sektor dalam membangun desa secara terpadu.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan penutupan juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu di Desa Mangunrejo. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga sekaligus memperkuat nilai kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

Melalui program TMMD, TNI kembali menegaskan perannya tidak hanya sebagai garda pertahanan negara, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan nasional yang berakar dari desa. Program ini sekaligus menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mengakselerasi pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjuta

Punkasnya,Shabar.aji.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update