Upacara peringatan HUT ke-65 Kostrad dipimpin langsung oleh Panglima TNI Agus Subiyanto selaku Inspektur Upacara. Dalam suasana penuh khidmat dan semangat korps, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang seremoni militer, namun juga sebagai momentum strategis untuk memperkuat komitmen prajurit Kostrad dalam menjalankan tugas pertahanan negara di tengah dinamika lingkungan keamanan global yang terus berkembang.
Sejak didirikan pada tahun 1961, Kostrad telah menorehkan sejarah panjang pengabdian kepada bangsa dan negara melalui berbagai operasi militer, baik operasi tempur, operasi pengamanan wilayah, hingga misi kemanusiaan. Dedikasi dan profesionalisme prajurit Kostrad tercermin dari berbagai penugasan strategis yang diemban, baik di dalam negeri maupun dalam misi internasional di bawah mandat perdamaian dunia.
Dalam amanatnya, Panglima TNI Agus Subiyanto menegaskan bahwa tantangan pertahanan negara saat ini semakin kompleks seiring dengan berkembangnya dinamika geopolitik global. Rivalitas kekuatan besar, meningkatnya konflik regional, hingga munculnya ancaman perang modern berbasis teknologi menjadi faktor yang menuntut kesiapan prajurit TNI, khususnya Kostrad, untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan operasional.
Menurut Panglima TNI, karakteristik peperangan modern tidak lagi semata-mata mengandalkan kekuatan fisik dan konvensional, melainkan telah berkembang ke arah bentuk-bentuk ancaman non-konvensional seperti perang informasi, perang media, hingga serangan siber yang dapat mempengaruhi stabilitas nasional.
“Dalam menghadapi ancaman multidimensi tersebut, saya menekankan kepada seluruh prajurit Kostrad untuk senantiasa meningkatkan kesiapan tempur, kemampuan adaptif terhadap perkembangan teknologi militer, serta memperkuat soliditas dan loyalitas terhadap bangsa dan negara,” tegas Panglima TNI dalam amanatnya.
Lebih lanjut, Panglima TNI juga menegaskan bahwa Kostrad harus mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas pertahanan nasional serta menjadi kekuatan strategis yang siap digerakkan kapan pun negara memanggil. Dengan kemampuan manuver tinggi dan kesiapan tempur yang teruji, Kostrad diharapkan terus mempertahankan reputasinya sebagai satuan elite yang profesional, tangguh, dan responsif terhadap setiap dinamika ancaman.
Peringatan HUT ke-65 Kostrad tersebut turut dihadiri oleh para sesepuh Kostrad, mantan Panglima Kostrad dari berbagai generasi, pejabat tinggi TNI, serta sejumlah pejabat negara yang memberikan penghormatan atas dedikasi dan pengabdian prajurit Kostrad selama lebih dari enam dekade.
Kehadiran para tokoh tersebut menjadi simbol kesinambungan nilai-nilai perjuangan, profesionalisme, serta semangat pengabdian yang terus diwariskan kepada generasi prajurit Kostrad masa kini dan masa depan.
Melalui momentum peringatan HUT ke-65 ini, Kostrad diharapkan semakin memperkuat peran strategisnya dalam sistem pertahanan negara, sekaligus terus bertransformasi menjadi kekuatan militer modern yang adaptif terhadap perkembangan teknologi,
dinamika geopolitik global, serta tuntutan pertahanan nasional di era peperangan multidimensi.Punkasnya,Shbar.Menrang.tim.




