Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Polisi Evakuasi ODGJ yang Mengamuk di Adimulyo, Sempat Ancam Warga dengan Senjata Tajam

Sabtu, 07 Maret 2026 | Maret 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-07T10:27:00Z

MNI|KEBUMEN — Aparat Kepolisian Resor Kebumen bergerak cepat mengevakuasi seorang pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan setelah sebelumnya mengamuk dan meresahkan masyarakat di Desa Tepakyang, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen, Jumat malam (6/3/2026). Dalam insiden tersebut, pria berinisial Nur Huda (35) dilaporkan sempat mengancam warga dengan senjata tajam sehingga menimbulkan kekhawatiran di lingkungan permukiman.

Proses evakuasi dilakukan sekitar pukul 21.00 WIB oleh personel Polsek Adimulyo bersama unsur TNI, pemerintah desa, tenaga kesehatan, serta dukungan masyarakat setempat. Operasi pengamanan di lapangan dipimpin langsung oleh Kapolsek Adimulyo Iptu Mugiyono guna memastikan penanganan berlangsung secara terukur, aman, dan humanis.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan bahwa pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat mengenai seorang warga yang diduga mengalami gangguan kejiwaan dan bertindak agresif di lingkungan tempat tinggalnya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Nur Huda diketahui tinggal seorang diri di kediamannya yang berada di Dukuh Kauh RT 02 RW 02, Desa Tepakyang.

“Yang bersangkutan sebelumnya dilaporkan mengamuk dengan melempari rumah warga sekitar serta diduga mengancam masyarakat menggunakan senjata tajam. Kondisi tersebut tentu menimbulkan keresahan di lingkungan warga,” ujar Kapolres dalam keterangannya, Sabtu (7/3/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian segera mendatangi lokasi guna melakukan langkah pengamanan serta pendekatan persuasif. Dalam proses penanganan di lapangan, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah senjata tajam yang sebelumnya sempat digunakan oleh yang bersangkutan untuk mengintimidasi warga.

Melalui koordinasi terpadu antara kepolisian, aparat TNI, perangkat desa, serta tenaga medis, proses evakuasi akhirnya dapat dilakukan dengan lancar tanpa menimbulkan korban. Setelah berhasil diamankan, Nur Huda kemudian dibawa ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong untuk menjalani pemeriksaan medis sekaligus mendapatkan penanganan kesehatan lebih lanjut.

Kapolres menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan aparat dalam penanganan kasus tersebut mengedepankan prinsip kemanusiaan serta keselamatan bersama, baik bagi masyarakat sekitar maupun terhadap individu yang bersangkutan.

“Langkah evakuasi dilakukan agar yang bersangkutan tidak membahayakan diri sendiri maupun masyarakat. Penanganan selanjutnya diserahkan kepada tenaga medis agar mendapatkan perawatan yang sesuai,” jelasnya.

AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama juga memastikan bahwa selama proses evakuasi berlangsung situasi di lokasi tetap aman, kondusif, dan terkendali berkat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat setempat.

Di akhir keterangannya, Kapolres mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan kepada aparat kepolisian atau pemerintah desa apabila menemukan kondisi serupa di lingkungan masing-masing. Pelaporan secara cepat dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan secara profesional, aman, dan tepat sasaran demi menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat.

Dengan langkah responsif tersebut, Polres Kebumen kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan terkoordinasi.

Punkasnya,Eko.aji.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update