MNI|SLAWI – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan arus balik menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo melaksanakan pengecekan langsung terhadap sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) yang disiapkan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 di wilayah hukum Polres Tegal, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan pengecekan tersebut turut didampingi Wakapolres Tegal Kompol M. Iskandarsyah bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Tegal. Peninjauan dilakukan secara menyeluruh pada sejumlah titik strategis yang telah dipersiapkan sebagai pusat pelayanan dan pengamanan masyarakat, antara lain Pos Terpadu Exit Tol, Pos KM 275 A, Pos KM 282, serta Pos KM 294.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi penguatan sistem pengamanan terpadu yang dilakukan oleh jajaran kepolisian guna menjamin kelancaran mobilitas masyarakat selama momentum mudik Lebaran. Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan memastikan kesiapan sarana dan prasarana, kesiapan personel, hingga optimalisasi sistem pelayanan publik yang akan diberikan kepada masyarakat selama operasi berlangsung.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolres bersama rombongan meneliti secara detail kondisi fisik pos pengamanan, kelengkapan fasilitas pendukung, kesiapan alat komunikasi, hingga sistem koordinasi antarinstansi yang akan dilibatkan dalam pelaksanaan operasi pengamanan.
Menurut Kapolres Tegal, pengecekan ini merupakan langkah preventif sekaligus evaluatif guna memastikan seluruh Pos Pengamanan benar-benar siap beroperasi secara maksimal saat pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 dimulai.
“Pengecekan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan kesiapan personel, kelengkapan sarana prasarana, serta kesiapan sistem pelayanan yang akan diberikan kepada masyarakat. Harapannya, seluruh Pos Pengamanan dapat berfungsi secara optimal dalam mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran,” ungkap AKBP Bayu Prasatyo kepada awak media.
Ia menegaskan bahwa seluruh personel yang bertugas di Pos Pengamanan diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, disiplin, serta mengedepankan pendekatan pelayanan yang humanis kepada masyarakat. Pendekatan tersebut dinilai penting dalam membangun kepercayaan publik sekaligus menciptakan suasana keamanan yang kondusif selama berlangsungnya arus mudik Lebaran.
Lebih lanjut, Kapolres juga menekankan pentingnya sinergitas antarinstansi yang terlibat dalam pelaksanaan operasi pengamanan, mulai dari unsur TNI, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, hingga relawan yang akan ditempatkan di pos pelayanan terpadu.
“Sinergitas lintas sektoral menjadi kunci keberhasilan pengamanan. Personel harus mampu bekerja sama dengan seluruh instansi terkait serta meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama pelaksanaan operasi,” tambahnya.
Operasi Ketupat Candi sendiri merupakan agenda tahunan pengamanan yang digelar oleh Kepolisian Republik Indonesia dalam rangka memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat selama momentum perayaan Idul Fitri. Operasi ini tidak hanya berfokus pada pengamanan lalu lintas, tetapi juga mencakup pengamanan pusat keramaian, objek vital, tempat ibadah, hingga jalur-jalur strategis yang menjadi lintasan utama pemudik.
Dengan dilakukannya pengecekan secara langsung oleh pimpinan Polres Tegal, diharapkan seluruh Pos Pengamanan yang tersebar di wilayah Kabupaten Tegal dapat menjalankan fungsinya secara optimal sebagai pusat pelayanan masyarakat, pusat informasi perjalanan, serta titik pengamanan yang mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan tertib bagi para pemudik yang melintas.
Upaya ini juga menjadi wujud komitmen Polres Tegal dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, responsif, dan
humanis, sekaligus memastikan bahwa momentum mudik Lebaran dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh khidmat bagi seluruh masyaPunkasnya,Eko.




