MNI|SRAGEN, JAWA TENGAH – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digelorakan melalui sinergi lintas sektor antara pemerintah, aparat keamanan, serta masyarakat petani. Komitmen tersebut kembali ditunjukkan melalui kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sragen, Dewiana Syamsu Indysari, di lahan persawahan Dukuh Gandu RT 37, Desa Sepat, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program penanaman jagung serentak yang digelar secara nasional oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai bentuk dukungan konkret terhadap peningkatan produksi komoditas pangan strategis serta penguatan ketahanan pangan di berbagai daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah unsur pimpinan daerah dan pemangku kepentingan sektor pertanian, di antaranya Komandan Kodim 0725/Sragen Letkol Inf. Dindin Rohidin, Wakil Bupati Sragen Suroto, perwakilan DPRD Kabupaten Sragen, jajaran Pejabat Utama Polres Sragen, unsur Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Sragen, perwakilan Perum Bulog, Bank Rakyat Indonesia, unsur Forkopimcam Masaran, para kepala desa, kelompok tani, serta masyarakat sekitar yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penanaman jagung secara simbolis oleh Kapolres Sragen bersama unsur Forkopimda dan para petani di lahan pertanian seluas kurang lebih 3.000 meter persegi. Penanaman simbolis tersebut menjadi penanda dimulainya gerakan penanaman jagung secara lebih luas yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sektor pertanian di wilayah Sragen.
Dalam keterangannya kepada awak media, AKBP Dewiana Syamsu Indysari menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi kebijakan nasional yang dilaksanakan secara simultan oleh seluruh jajaran kepolisian di berbagai daerah.
“Penanaman jagung ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, mulai dari tingkat Mabes Polri, Polda, hingga Polres dan Polsek jajaran. Di Kabupaten Sragen, kami melaksanakan penanaman di lahan yang telah disiapkan bersama kelompok tani serta pemerintah desa,” ungkap Kapolres di sela kegiatan.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kolaborasi antara institusi negara, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong sektor pertanian sebagai fondasi utama ketahanan pangan nasional.
“Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, dinas teknis terkait hingga kelompok tani. Sinergi ini menjadi kekuatan penting untuk meningkatkan produksi jagung di daerah sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus mendukung stabilitas pangan,” tambahnya.
Usai pelaksanaan penanaman jagung di lokasi kegiatan, seluruh peserta kemudian mengikuti agenda nasional melalui Zoom Meeting Penanaman Jagung Serentak yang dipimpin langsung oleh Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, bersama jajaran kepolisian dari berbagai wilayah di Indonesia.
Dalam agenda tersebut, Kapolri menegaskan pentingnya optimalisasi lahan pertanian produktif guna mendukung peningkatan produksi komoditas pangan, khususnya jagung yang memiliki peran strategis dalam rantai pasok pangan nasional, baik untuk kebutuhan konsumsi masyarakat maupun sektor industri pakan ternak.
Melalui kegiatan penanaman jagung serentak ini, berbagai potensi lahan pertanian yang tersedia di wilayah Sragen diupayakan dapat dimanfaatkan secara maksimal. Optimalisasi lahan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas pertanian, memperkuat kesejahteraan petani, serta berkontribusi terhadap stabilitas pangan di tingkat daerah maupun nasional.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh semangat gotong royong tersebut berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Para petani yang hadir juga menyambut positif inisiatif tersebut karena dinilai mampu memberikan dorongan moral sekaligus dukungan nyata terhadap pengembangan sektor pertanian di wilayah mereka.
Dengan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, lembaga terkait, serta masyarakat tani, program penanaman jagung serentak diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong kemandirian pangan berbasis potensi lokal di berbagai daerah Indonesia.
Punkasnya,Eko.aji.


.jpg)
