Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kapolda Jateng Tinjau Pos Terpadu di Kudus, Tegaskan Kesiapan Pengamanan Arus Balik dan Tradisi Syawalan

Senin, 23 Maret 2026 | Maret 23, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-23T11:50:58Z


MNI|KUDUS – Komitmen menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat pada momentum Lebaran 2026 kembali ditegaskan oleh Ribut Hari Wibowo saat melaksanakan kunjungan kerja ke Pos Terpadu Operasi Ketupat Candi 2026 yang berlokasi di kawasan Alun-Alun Simpang Tujuh, Kabupaten Kudus, Senin (23/3/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya monitoring langsung terhadap kesiapan personel serta sarana prasarana dalam mengantisipasi puncak arus balik sekaligus pengamanan tradisi Syawalan.

Dalam keterangannya kepada awak media, Kapolda Jawa Tengah menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan komprehensif di lapangan, pelaksanaan arus mudik tahun ini secara umum berlangsung dalam kondisi aman, tertib, dan terkendali. Ia menegaskan bahwa tidak ditemukan kejadian menonjol yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kecuali satu insiden kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Pemalang.

“Secara umum situasi mudik berjalan lancar dan kondusif. Tidak terdapat gangguan signifikan yang menonjol, hanya satu kejadian kecelakaan lalu lintas yang tercatat di wilayah Pemalang,” ungkap Kapolda dalam pernyataannya.

Memasuki fase krusial arus balik, Kapolda menekankan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga keselamatan selama perjalanan. Ia mengimbau para pemudik untuk memastikan kelayakan kendaraan serta kondisi fisik pengemudi dalam keadaan prima. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah dan disarankan memanfaatkan fasilitas rest area yang telah disediakan di sepanjang jalur mudik.

Lebih lanjut, dalam rangka optimalisasi pelayanan berbasis teknologi, Polda Jawa Tengah mendorong masyarakat untuk memanfaatkan platform digital Sipolan (Sistem Informasi Polisi Lalu Lintas) sebagai sarana memperoleh informasi terkini terkait kondisi lalu lintas. Layanan tersebut menyediakan data real time mengenai titik kepadatan kendaraan, jalur alternatif, hingga rekayasa lalu lintas yang diterapkan oleh petugas di lapangan.

“Pemanfaatan teknologi informasi seperti Sipolan diharapkan mampu membantu masyarakat dalam merencanakan perjalanan arus balik secara lebih efektif, sehingga tercipta perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien,” jelasnya.

Tidak hanya fokus pada arus balik, perhatian serius juga diberikan terhadap agenda budaya masyarakat pasca Lebaran, yakni tradisi Syawalan yang lazim digelar pada H+7 Idulfitri. Kapolda menegaskan bahwa kegiatan yang berpotensi meningkatkan mobilitas massa tersebut telah diantisipasi melalui pola pengamanan terpadu yang melibatkan penempatan personel di titik-titik strategis serta pengaturan lalu lintas secara sistematis.

“Kami telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan secara menyeluruh, baik dari sisi kekuatan personel maupun manajemen lalu lintas, guna memastikan kegiatan Syawalan berjalan tertib, aman, dan kondusif,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Kudus Heru Dwi Purnomo menegaskan bahwa jajarannya telah mengimplementasikan langkah-langkah antisipatif melalui penguatan pengamanan di sejumlah titik rawan dan strategis, termasuk pos pengamanan, pos pelayanan, serta titik strong point. Pendekatan yang diterapkan mengedepankan prinsip preventif, humanis, dan responsif dalam rangka memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat selama berlangsungnya Operasi Ketupat Candi 2026.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan memastikan kehadiran personel di lapangan mampu memberikan rasa aman sekaligus kelancaran arus lalu lintas, khususnya pada masa arus balik Lebaran,” ujarnya.

Di sisi lain, Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menyampaikan bahwa kondisi wilayah Kabupaten Kudus hingga saat ini berada dalam situasi yang stabil dan terkendali. Ia menegaskan bahwa sinergitas antara pemerintah daerah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus diperkuat guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat, baik arus balik maupun tradisi Syawalan, dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan nyaman.

“Koordinasi lintas sektor terus kami optimalkan untuk menjamin pelayanan publik tetap berjalan maksimal, sehingga masyarakat dapat merasakan keamanan dan kenyamanan dalam setiap aktivitas pasca Lebaran,” pungkasnya

Punkasnya,Mukti .tim.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update