Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Teror Penembakan di Kedungwuni Timur, Polres Pekalongan dan Polda Jateng Lakukan Penyelidikan Intensif Berbasis Scientific Crime Investigation

Senin, 16 Februari 2026 | Februari 16, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-15T23:49:34Z

MNI|PEKALONGAN — Situasi aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Pekalongan terusik oleh peristiwa dugaan teror penembakan yang terjadi di kawasan permukiman Sidodadi Indah, Kedungwuni Timur, pada Sabtu malam (14/02/2026). Insiden tersebut menimpa rumah warga berinisial AM alias B (55), saat yang bersangkutan tengah berbincang santai bersama rekannya di kediamannya.

Peristiwa mencekam itu terjadi sekitar pukul 21.10 WIB. Meski tembakan dilepaskan dari jarak relatif dekat, tidak terdapat korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun demikian, aksi orang tak dikenal (OTK) ini menimbulkan keresahan dan menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.

Kapolres Pekalongan Rachmad C. Yusuf menegaskan bahwa jajarannya bergerak cepat dan terukur sejak menerima laporan dari masyarakat. Penanganan perkara dilakukan secara profesional dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta pendekatan penyelidikan ilmiah.

“Benar telah terjadi dugaan teror penembakan. Kami langsung melaksanakan langkah-langkah penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi-saksi, hingga penelusuran rekaman CCTV. Saat ini kami juga mendapat dukungan penuh dari Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Bidang Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah untuk mendalami proyektil yang ditemukan di lokasi,” ujar AKBP Rachmad saat dikonfirmasi di lokasi kejadian, Minggu (15/02/2026).

Dalam penanganan kasus ini, Polres Pekalongan bersinergi dengan Polda Jawa Tengah, khususnya Ditreskrimum dan Bid Labfor, guna memastikan proses penegakan hukum berjalan sesuai standar profesionalisme Mabes Polri.

Hasil olah TKP awal menunjukkan adanya bekas tembakan yang bersarang di bagian atas plafon teras rumah korban. Selain itu, petugas menemukan satu proyektil peluru yang tergeletak di area garasi mobil. Temuan tersebut kini menjadi barang bukti utama yang tengah dianalisis secara forensik untuk mengidentifikasi jenis senjata api yang digunakan pelaku.

Kapolres Pekalongan menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi dan rekaman kamera pengawas, aksi teror tersebut berlangsung sangat singkat namun terindikasi direncanakan secara matang. Pelaku diketahui datang menggunakan sepeda motor Honda Vario dan memasuki halaman rumah korban dengan sikap tenang.

“Pelaku sempat memutar balik kendaraannya ke arah gerbang keluar. Setelah posisi siap melarikan diri, ia mengeluarkan senjata api dan melepaskan satu kali tembakan ke arah atas plafon, kemudian langsung meninggalkan lokasi,” jelas AKBP Rachmad.

Dari hasil identifikasi awal, pelaku memiliki ciri-ciri mengenakan jaket kulit hitam dan masker. Rekaman CCTV juga mengindikasikan bahwa pelaku telah memantau lingkungan sekitar sebelum melancarkan aksinya, sehingga dugaan perencanaan sebelumnya menjadi salah satu fokus pendalaman penyidik.

Saat ini, motif di balik aksi teror penembakan tersebut masih dalam penyelidikan intensif. Aparat kepolisian menunggu hasil pemeriksaan balistik dari Bid Labfor untuk memperkuat konstruksi hukum perkara, termasuk penentuan pasal-pasal pidana yang relevan sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

AKBP Rachmad menegaskan komitmen penuh kepolisian dalam mengungkap identitas dan menangkap pelaku secepat mungkin. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Kepolisian telah merespons secara aktif dan melakukan pengembangan penyelidikan secara cermat, profesional, dan bertanggung jawab. Kami pastikan setiap perkembangan akan kami sampaikan secara terbuka,” pungkasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada aparat kepolisian, demi terwujudnya stabilitas kamtibmas yang aman dan berkeadilan hukum.

Punkasnya,Mukti.aji.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update