Kegiatan ini merupakan implementasi strategi terpadu Korlantas Polri yang selaras dengan kebijakan teknis Dinas Perhubungan dalam memastikan standar keselamatan transportasi publik berjalan optimal. Melalui ramp check, aparat berupaya menekan potensi kecelakaan lalu lintas yang disebabkan faktor teknis kendaraan maupun kelalaian pengemudi, sekaligus memperkuat kehadiran negara dalam menjamin keselamatan pengguna transportasi umum.
Ramp check dilakukan secara menyeluruh terhadap kendaraan angkutan umum yang beroperasi di wilayah Kabupaten Demak. Pemeriksaan mencakup aspek teknis kendaraan, kelengkapan administrasi, serta kesiapan pengemudi dalam memenuhi standar keselamatan berlalu lintas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.Kepala Urusan Pembinaan dan Operasional (Kaur Bin Ops) Satlantas Polres Demak, Iptu Djoko Prayitno, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga memiliki dimensi edukatif dan preventif dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya keselamatan transportasi.
“Ramp check merupakan langkah preventif untuk memastikan kendaraan yang beroperasi benar-benar laik jalan dan pengemudinya memenuhi persyaratan. Keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya harus menjadi prioritas utama,” ujar Iptu Djoko.
Pemeriksaan Teknis dan Administratif Secara Komprehensif
Dalam kegiatan tersebut, petugas memeriksa kelengkapan administrasi kendaraan, meliputi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Surat Izin Mengemudi (SIM) pengemudi, buku uji KIR, serta dokumen muatan. Pemeriksaan teknis dilakukan secara detail terhadap komponen vital kendaraan, seperti sistem pengereman, kondisi ban, lampu utama dan lampu isyarat, klakson, wiper, kaca spion, kaca depan, reflektor, sistem kemudi dan suspensi, hingga potensi kebocoran oli dan bahan bakar.
Menurut Iptu Djoko, pendekatan yang diterapkan dalam ramp check mengedepankan pembinaan dan edukasi, bukan semata-mata penindakan.“Kami ingin membangun kesadaran bahwa kondisi kendaraan yang prima dan tertib administrasi memiliki korelasi langsung dengan keselamatan di jalan. Jika ditemukan kekurangan, kami berikan imbauan dan edukasi agar segera dilakukan perbaikan,” jelasnya.
Petugas juga menekankan pentingnya kesesuaian muatan dengan kapasitas kendaraan. Praktik kelebihan muatan (overload) dinilai masih menjadi faktor dominan pemicu kecelakaan lalu lintas, khususnya pada kendaraan angkutan umum dan barang.
“Muatan harus sesuai kapasitas kendaraan. Overload bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman nyata bagi keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya,” tegas Iptu Djoko.
Operasi Keselamatan Candi 2026: Edukasi, Preventif, dan Penegakan Hukum Humanis
Operasi Keselamatan Candi 2026 yang berlangsung pada 2–15 Februari 2026 bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan, terutama yang berpotensi menimbulkan korban fatal.
Operasi ini mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif melalui edukasi, imbauan, dan pengawasan intensif di lapangan, yang diperkuat dengan langkah penegakan hukum secara humanis, profesional, dan proporsional.
Adapun sasaran prioritas operasi meliputi pelanggaran yang berisiko tinggi terhadap keselamatan, seperti tidak menggunakan helm standar, melawan arus, melebihi batas kecepatan, penggunaan telepon seluler saat berkendara, pengemudi di bawah umur, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, serta kendaraan angkutan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.
Respons Masyarakat dan Apresiasi terhadap Kinerja Aparat
Pelaksanaan ramp check dan Operasi Keselamatan Candi 2026 mendapatkan respons positif dari masyarakat pengguna jalan. Salah seorang pemudik lokal yang melintas di jalur Pantura menilai kondisi lalu lintas di wilayah Demak relatif kondusif dan aman.
“Untuk bulan ini, kondisi lalu lintas di jalur Pantura masih cukup kondusif. Kami merasa lebih tenang karena ada pengamanan dan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas oleh Polres Demak. Semoga Polres Demak dan jajaran Korlantas Polri selalu diberi kesehatan dan kesuksesan dalam menjalankan tugas,” ungkapnya.
Komitmen Sinergi Lintas Sektor
Melalui kegiatan ramp check ini, Satlantas Polres Demak menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, serta pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan.
“Melalui ramp check dan Operasi Keselamatan Candi 2026, kami berharap kesadaran pengemudi angkutan umum semakin meningkat, sehingga tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, sekaligus mendukung terwujudnya budaya keselamatan berlalu lintas di masyarakat,” pungkas Iptu Djoko.
Rep,Muntohar.nur.




.jpg)

