Kegiatan monitoring dan inspeksi mendadak (sidak) dilaksanakan pada Rabu (25/2/2026) di dua pasar rakyat terbesar di Kabupaten Blora, yakni Pasar Sido Makmur dan Pasar Jepon. Kedua pasar tersebut dipilih sebagai barometer pergerakan harga kebutuhan pokok yang berdampak langsung pada masyarakat luas.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Blora AKP Zaenul Arifin, S.H., M.H., mewakili Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H. Turut hadir dan terlibat aktif dalam pemantauan tersebut unsur Pemerintah Kabupaten Blora, antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Blora, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DP4), serta personel Kodim 0721/Blora.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, secara umum harga kebutuhan pokok strategis terpantau relatif stabil. Komoditas utama seperti beras, minyak goreng, daging sapi, bawang merah, serta aneka cabai tidak menunjukkan lonjakan signifikan. Bahkan, Satgas Pangan mencatat adanya tren penurunan harga pada komoditas daging ayam potong, yang selama ini menjadi salah satu bahan pangan dengan tingkat konsumsi tinggi selama Ramadan.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kasat Reskrim AKP Zaenul Arifin menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi praktik penimbunan, spekulasi harga, maupun distribusi yang tidak wajar, yang berpotensi merugikan masyarakat.
“Kami dari Satgas Pangan turun langsung ke pasar untuk memastikan stok bahan pokok dalam kondisi aman dan harga tetap terjangkau. Dari hasil pengecekan, ketersediaan pangan mencukupi dan relatif stabil. Bahkan, harga ayam negeri atau ayam potong justru mengalami penurunan, dari sebelumnya sekitar Rp42.000 per kilogram menjadi kisaran Rp38.000 hingga Rp40.000 per kilogram,” jelas AKP Zaenul Arifin.
Lebih lanjut dijelaskan, di Pasar Sido Makmur harga daging sapi terpantau berada di kisaran Rp120.000 per kilogram, sementara di Pasar Jepon mencapai Rp135.000 per kilogram. Untuk komoditas cabai rawit merah, harga berkisar antara Rp75.000 hingga Rp80.000 per kilogram, sedangkan bawang merah relatif stabil di angka Rp35.000 per kilogram.
AKP Zaenul menambahkan bahwa Satgas Pangan Polres Blora akan terus melakukan pengawasan secara berkala hingga menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Upaya ini dilakukan guna menjaga stabilitas harga, kelancaran distribusi, serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan.
“Alhamdulillah, selama kegiatan berlangsung situasi di kedua pasar terpantau aman dan kondusif. Kami mengimbau para pedagang agar tetap mematuhi ketentuan harga, tidak melakukan penimbunan, serta bersama-sama menjaga iklim perdagangan yang sehat demi kepentingan masyarakat luas,” pungkasnya.
Kegiatan pemantauan ini sekaligus menegaskan komitmen Polri yang presisi dan humanis dalam mengawal ketahanan pangan nasional, khususnya di daerah, sebagai bagian dari pelayanan publik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.Punkasnya,Hari.Mukti.




