Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 17.00 WIB hingga 18.35 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, didampingi Wakapolres Sragen Kompol Nunung Farmadi, serta dihadiri para pejabat utama, perwira dan personel Polres Sragen, pengurus Bhayangkari, insan pers dari berbagai media, serta 20 anak yatim yang menjadi pusat perhatian dan kepedulian sosial dalam kegiatan tersebut.
Sejak awal acara, nuansa kebersamaan dan kekeluargaan begitu terasa. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial Ramadan, melainkan ruang silaturahmi yang bermakna antara Polri, insan pers, dan masyarakat. Senyum tulus anak-anak yatim, dialog hangat antar peserta, serta suasana religius menjadikan momentum buka puasa bersama tersebut terasa khidmat dan penuh makna spiritual.
Dalam sambutannya, Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menegaskan bahwa insan pers merupakan mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan menyejukkan di ruang publik.“Media bukan sekadar penyampai informasi, tetapi juga jembatan komunikasi yang menghubungkan Polri dengan masyarakat. Ramadan adalah momentum yang tepat untuk mempererat silaturahmi, memperkuat rasa saling percaya, dan meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga kondusivitas wilayah,” ujar Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres Sragen menyampaikan bahwa Polri dalam waktu dekat akan menghadapi agenda nasional besar, yakni pengamanan Hari Raya Idulfitri melalui pelaksanaan Operasi Ketupat. Dalam konteks tersebut, ia menekankan pentingnya dukungan dan peran aktif insan pers dalam menyampaikan informasi yang bertanggung jawab, edukatif, serta menenangkan masyarakat.
“Keberhasilan Operasi Ketupat tidak hanya ditentukan oleh kesiapan personel dan sarana prasarana Polri, tetapi juga oleh peran strategis rekan-rekan media dalam membangun kesadaran kolektif dan ketenangan masyarakat, khususnya di bidang lalu lintas dan pelayanan publik,” tambahnya, sejalan dengan semangat kehumasan Korlantas Polri yang mengedepankan pendekatan humanis dan preventif.
Sementara itu, perwakilan wartawan senior Sragen, Anindito, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolres Sragen beserta jajaran atas komitmen yang konsisten dalam membangun kemitraan yang harmonis dan komunikatif dengan insan pers.
“Sinergi antara Polres Sragen dan insan pers selama ini berjalan sangat baik, penuh keterbukaan dan saling mendukung. Harapan kami, hubungan ini terus terjaga dan semakin solid demi terwujudnya Sragen yang aman, tertib, dan kondusif,” ungkapnya.
Rangkaian acara semakin khidmat dengan pemotongan tumpeng dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional ke-80, penyerahan bingkisan secara simbolis kepada insan pers, serta santunan kepada anak-anak yatim. Momen tersebut menjadi simbol kepedulian sosial, empati, dan komitmen Polres Sragen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan dan pengayom.
Acara ditutup dengan doa bersama dan buka puasa, dilanjutkan ramah tamah dalam suasana penuh keakraban. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta yang hadir serta
menegaskan kuatnya sinergi Polri, media, dan masyarakat dalam bingkai nilai religius dan kemanusiaanPunkasnya,Eko.Mukti.





