Kegiatan keagamaan yang dikemas dalam format karnaval budaya-religius tersebut berlangsung meriah, tertib, dan penuh khidmat. Ribuan warga tampak memadati sepanjang rute
karnaval untuk menyaksikan penampilan peserta, sekaligus mengekspresikan semangat kebersamaan, syiar keagamaan, dan harmoni sosial dalam kehidupan masyarakat.Sinergi Aparat dan Tokoh Masyarakat
Pengamanan kegiatan melibatkan unsur pimpinan Polres Demak, di antaranya Wakapolres Demak, Kabag Ops Polres Demak, serta Pejabat Utama (PJU) Polres Demak. Kehadiran jajaran pimpinan kepolisian tersebut mencerminkan komitmen institusi Polri dalam memberikan dukungan terhadap kegiatan sosial-keagamaan masyarakat.
Kegiatan juga dihadiri Kepala Desa Kendaldoyong M. Zaenal Abidin, Ketua Panitia Ustaz Baihaqi, Sekretaris Panitia M. Kharis, para santri TPQ dan Madin, kru drumband sekitar 30 personel, kelompok ogoh-ogoh, kru odong-odong dan truk hias, serta para pengiring karnaval.
Jumlah peserta dan penonton yang hadir diperkirakan mencapai sekitar 1.000 orang, menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan yang bersifat edukatif, kultural, dan religius.
Pengamanan Terpadu dan Pengaturan Kegiatan
Dalam rangka memastikan kelancaran kegiatan, Polsek Wonosalam menerjunkan 10 personel pengamanan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Wonosalam AKP Rusmanto, S.H.Pengamanan juga didukung oleh 5 personel Koramil Wonosalam, sebagai wujud sinergi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Petugas pengamanan melakukan pengaturan lalu lintas, pengawasan jalannya karnaval, serta antisipasi potensi gangguan kamtibmas, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.Rute Karnaval dan Dinamika Sosial
Karnaval akbar ini menempuh rute:
Gang rumah Kepala Desa Kendaldoyong – Masjid Baitus Solihin Desa Lempuyang – kembali menuju TPQ dan Madin Hidayatul Mubtadiin Karangsambung – Pertigaan Ploso – Puskesmas Wonosalam – Pasar Wonosalam – Pertigaan Dukuh Palong Jogoloyo.
Kegiatan berlangsung sejak pukul 13.00 WIB hingga sekitar 17.50 WIB, dengan menampilkan beragam atraksi edukatif, budaya, dan religius yang mencerminkan kreativitas santri dan masyarakat.
Sejumlah warga menilai karnaval tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, solidaritas sosial, serta semangat religius dalam kehidupan bermasyarakat.
Apresiasi Kepolisian
Kapolsek Wonosalam, AKP Rusmanto, S.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berpartisipasi menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
“Pelaksanaan karnaval berjalan tertib, aman, dan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, pemuda, dan seluruh pihak yang telah mengedepankan kepentingan umum serta menjaga ketertiban bersama,” ujar AKP Rusmanto.
Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan sosial-keagamaan merupakan bagian dari komitmen institusi kepolisian untuk memberikan rasa aman sekaligus mendukung aktivitas masyarakat yang bernilai edukatif dan religius.Penguatan Harmoni Sosial dan Spirit Keagamaan
Karnaval Muwadda’ah Akhir Sanah TPQ dan Madin Hidayatul Mubtadiin tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang ekspresi budaya dan keagamaan yang memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, nilai-nilai religius, solidaritas sosial, dan gotong royong tercermin secara nyata, sekaligus memperlihatkan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga ketertiban serta memperkokoh kohesi sosial di Kabupaten Demak.Punkasnya,Furi.nur.






.jpg)

