Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Polres Purbalingga Gelar Survei Jalur Mudik Lebaran 2026, Temukan Jalan Berlubang dan Lampu Penerangan Tidak Optimal

Senin, 23 Februari 2026 | Februari 23, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-23T02:41:10Z

MNI|Purbalingga — Menjelang puncak arus mudik dan balik Lebaran 2026, Polres Purbalingga melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) melaksanakan survei menyeluruh terhadap kondisi jalan serta prasarana pendukung di sejumlah jalur utama wilayah Kabupaten Purbalingga, Sabtu (21/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian guna menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama Operasi Ketupat mendatang.

Survei jalur dilakukan pada sejumlah ruas strategis yang diproyeksikan menjadi lintasan utama pemudik, meliputi Jalan Ahmad Yani hingga Jalan Mayjen Sungkono Jompo yang berbatasan dengan Kabupaten Banyumas, Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Raya Bojong, serta Jalan Raya Bukateja. Pemeriksaan dilakukan secara detail dengan memperhatikan kondisi permukaan jalan, fasilitas keselamatan, serta penerangan jalan umum.

Kasat Lantas Polres Purbalingga AKP Gharasa Zahra Zahirah menjelaskan bahwa kegiatan survei tersebut bertujuan memastikan seluruh jalur mudik berada dalam kondisi laik fungsi sebelum volume kendaraan meningkat signifikan.

“Survei ini kami laksanakan untuk memetakan potensi kerawanan di jalur mudik dan arus balik. Hasilnya, ditemukan sejumlah titik jalan berlubang yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.

Dari hasil pemantauan lapangan, jalan berlubang teridentifikasi di Jalan Mayjen Sungkono, dengan sebaran titik antara lain di depan Alfamart Blater, Fakultas Teknik Unsoed, Kantor Kecamatan Kalimanah, Planjan Resto, Mal Pelayanan Publik, sekitar traffic light Bundaran Selabaya, serta di depan Pasar Segamas. Sementara itu, di Jalan Soekarno-Hatta, lubang jalan ditemukan di depan IGD Rumah Sakit Harapan Ibu, Kantor Kelurahan Kalikabong, dan Dealer Nasmoco.

“Terhadap temuan tersebut, kami langsung melakukan penandaan sementara menggunakan cat semprot serta mendokumentasikan kondisi lapangan sebagai bahan tindak lanjut,” jelas AKP Gharasa.

Selain kondisi fisik jalan, Satlantas Polres Purbalingga juga melakukan pengecekan lampu penerangan jalan umum (LPJU) pada malam hari. Hasilnya, ditemukan sejumlah lampu penerangan yang tidak berfungsi serta beberapa titik yang pencahayaannya terhalang oleh dahan pohon, khususnya di sepanjang Jalan Mayjen Sungkono dari Jompo hingga Selabaya.

“Lampu jalan yang mati maupun tertutup dahan pohon tentu mengurangi visibilitas pengendara pada malam hari dan meningkatkan risiko kecelakaan. Hal ini menjadi perhatian serius kami,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, hasil survei tersebut akan segera disampaikan kepada instansi terkait. Temuan jalan berlubang akan dikoordinasikan dengan Balai Bina Marga Provinsi Jawa Tengah Wilayah Cilacap, sedangkan permasalahan lampu penerangan jalan akan dilaporkan kepada BSPP Wilayah V Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah.

AKP Gharasa menegaskan bahwa survei ini merupakan tahap awal dan akan dilanjutkan pada ruas-ruas jalan lain di wilayah Kabupaten Purbalingga. Langkah ini sejalan dengan kebijakan nasional Korlantas Polri dalam rangka meningkatkan kesiapan infrastruktur lalu lintas menjelang Lebaran.

“Melalui survei berkelanjutan dan koordinasi lintas sektor, kami berharap jalur mudik di Purbalingga dapat benar-benar siap, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” pungkasnya.

Upaya proaktif ini menegaskan peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus wujud komitmen institusi dalam mendukung kelancaran mobilitas nasional pada momentum strategis Hari Raya Idulfitri 2026.

Punkasnya,Eko.Mukti.tim.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update