Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Demak, Arrizal Samelino Gandasaputra, serta diikuti pejabat utama Polres Demak, para Kapolsek jajaran, Ketua Bhayangkari Cabang Demak beserta pengurus, dan seluruh personel.
Dalam kesempatan tersebut, Santoso, yang menjabat sebagai Kapolsek Kebonagung, menerima kenaikan pangkat pengabdian setingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya. Kenaikan pangkat pengabdian diberikan kepada anggota Polri yang telah memenuhi persyaratan masa dinas, menunjukkan kinerja konsisten, serta tidak memiliki catatan pelanggaran disiplin maupun kode etik profesi.
Pengakuan atas Integritas Tanpa Cela
Dalam amanatnya, Kapolres Demak menegaskan bahwa kenaikan pangkat pengabdian merupakan bentuk penghargaan institusi atas loyalitas dan integritas yang dijaga tanpa kompromi sepanjang masa dinas.
“Kenaikan pangkat pengabdian bukan sekadar perubahan administratif. Ini adalah pengakuan atas dedikasi, konsistensi moral, serta rekam jejak pengabdian yang bersih,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa tidak semua anggota Polri memiliki kesempatan memperoleh kenaikan pangkat pengabdian. Oleh karena itu, capaian tersebut mengandung makna khusus sekaligus tanggung jawab moral yang harus terus dijaga, baik dalam sikap personal maupun dalam pelaksanaan tugas kedinasan.
Menurutnya, integritas adalah fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik. Tanpa integritas, profesionalisme tidak akan memiliki legitimasi sosial.
Reformasi Internal dan Penguatan Pelayanan Publik
Kapolres juga mengaitkan momentum tersebut dengan agenda reformasi internal Polri, khususnya dalam penguatan tata kelola organisasi dan pelayanan publik yang humanis, transparan, serta akuntabel.
Ia menekankan bahwa setiap kenaikan pangkat harus dimaknai sebagai peningkatan kualitas tanggung jawab, bukan sekadar simbol status struktural. Penerima pangkat pengabdian diharapkan menjadi teladan moral dan etika bagi anggota lainnya.
“Kebanggaan atas capaian ini harus diiringi dengan komitmen untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat disiplin, serta menghadirkan pelayanan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Dalam perspektif kehumasan institusional, kegiatan tersebut menjadi pesan kuat bahwa Polres Demak berkomitmen menempatkan integritas sebagai indikator utama dalam pembinaan karier personel.
Kesiapan Menghadapi Operasi Ketupat Candi 2026
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Demak akan melaksanakan pengamanan arus mudik dan balik melalui Operasi Ketupat Candi 2026 yang berada di bawah koordinasi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Operasi tersebut difokuskan pada pengamanan jalur lalu lintas, pusat keramaian, serta objek vital guna memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Kapolres mengingatkan seluruh personel agar menjaga profesionalisme dan perilaku selama pelaksanaan operasi, mengingat intensitas interaksi dengan masyarakat akan meningkat secara signifikan.“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, junjung tinggi etika profesi, serta hindari tindakan yang dapat mencederai kepercayaan publik,” tegasnya.
Dengan digelarnya upacara kenaikan pangkat pengabdian ini, Polres Demak menegaskan bahwa pembinaan sumber daya manusia kepolisian tidak hanya berorientasi pada aspek struktural, tetapi juga pada pembangunan karakter dan integritas sebagai pondasi utama pelayanan publik yang presisi dan berkeadilan.Momentum tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh personel untuk terus meneguhkan komitmen pengabdian, memperkuat profesionalisme, dan menghadirkan Polri yang semakin dekat serta dipercaya masyarakat.Punkasnya,Munthohar,Mukti.


.jpg)



