MNI|SURAKARTA — Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 dimaknai sebagai momentum strategis untuk meneguhkan kolaborasi antara institusi kepolisian dan insan pers dalam memperkuat ekosistem informasi publik yang sehat, kredibel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Dalam konteks tersebut, Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, S.I.K., M.H. menyerahkan tumpeng kepada insan pers dalam sebuah kegiatan yang digelar di Media Center Polresta Surakarta, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan berlangsung dalam suasana sederhana namun penuh kehangatan, merepresentasikan hubungan kemitraan yang telah terbangun secara konstruktif antara Polri dan media. Penyerahan tumpeng tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga merefleksikan penghormatan institusional Polri terhadap peran pers sebagai pilar demokrasi sekaligus mitra strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan publik.
Kapolresta Surakarta hadir didampingi Wakapolresta Surakarta AKBP Sigit, S.I.K., M.H., serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polresta Surakarta. Sejumlah jurnalis dari media cetak, elektronik, dan digital yang bertugas di wilayah Kota Surakarta turut hadir, menciptakan ruang dialog yang inklusif antara aparat penegak hukum dan komunitas media.Pers sebagai Pilar Demokrasi dan Mitra Strategis Polri
Dalam sambutannya, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo menyampaikan ucapan selamat Hari Pers Nasional ke-80 kepada seluruh insan pers. Ia mengapresiasi kontribusi media dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan berimbang kepada masyarakat, sekaligus dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Selamat Hari Pers Nasional ke-80. Semoga rekan-rekan media semakin guyup, semakin semangat dalam berkarya, dan terus memperkuat sinergi. Dengan adanya Media Center Polresta Surakarta, kami berharap kolaborasi dan komunikasi semakin solid. Yang pasti, Solo sak josé,” ujar Kapolresta.
Menurutnya, di era disrupsi informasi, media memiliki tanggung jawab strategis dalam membangun literasi publik, melawan disinformasi, serta menghadirkan narasi yang konstruktif bagi kehidupan sosial. Dalam konteks tersebut, sinergi Polri dan pers menjadi prasyarat penting bagi terwujudnya ruang publik yang aman, inklusif, dan produktif.
Media Center sebagai Infrastruktur Komunikasi Publik
Kapolresta Surakarta menjelaskan bahwa Media Center Polresta Surakarta disiapkan sebagai ruang kolaborasi yang mendukung aktivitas jurnalistik sekaligus memperkuat komunikasi antara kepolisian dan media.
“Media Center ini terbuka bagi rekan-rekan media, termasuk jurnalis dari luar Solo yang sedang berkunjung atau melakukan peliputan. Kami berharap tempat ini menjadi ruang diskusi, pertukaran informasi, dan penguatan kebersamaan,” jelasnya.
Keberadaan Media Center dipandang sebagai bagian dari transformasi kehumasan Polri yang adaptif terhadap dinamika komunikasi modern. Fasilitas ini menjadi instrumen strategis dalam memastikan arus informasi yang cepat, akurat, dan akuntabel kepada publik.
Sinergi Polri–Media dalam Perspektif Ketahanan Sosial
Kapolresta Surakarta juga menekankan pentingnya menjaga kesinambungan kerja sama antara Polresta Surakarta dan insan pers. Ia menegaskan bahwa sinergi yang kuat antara Polri dan media memiliki implikasi langsung terhadap stabilitas sosial dan kualitas demokrasi lokal.
“Kami berharap rekan-rekan media terus bersinergi dengan Polresta Surakarta. Dengan guyup rukun, kita memiliki tujuan yang sama, yaitu menjaga Kota Solo tetap aman, nyaman, dan kondusif,” tegasnya.
Dalam perspektif kehumasan institusional, kolaborasi Polri dan media dipandang sebagai bagian integral dari strategi pemeliharaan kamtibmas yang partisipatif, di mana media berperan sebagai jembatan komunikasi antara negara dan masyarakat.
Apresiasi Insan Pers terhadap Dukungan Polresta Surakarta
Sementara itu, perwakilan awak media, Lukas, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Polresta Surakarta kepada insan pers. Ia menilai keberadaan Media Center sangat membantu aktivitas jurnalistik sekaligus memperkuat komunikasi dengan pihak kepolisian.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolresta Surakarta beserta jajaran atas perhatian dan dukungannya kepada insan pers. Media Center ini sangat membantu kami dalam menjalankan tugas jurnalistik. Semoga sinergi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan dan semakin kuat ke depannya,” ujar Lukas.
Menurutnya, peringatan Hari Pers Nasional menjadi simbol kebersamaan dan sinergi yang telah terbangun antara Polresta Surakarta dan media dalam mendukung ekosistem informasi yang sehat dan bertanggung jawab.
Simbol Kebersamaan dan Komitmen untuk Informasi Publik yang Berkualitas
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan tumpeng secara simbolis dan ramah tamah antara jajaran Polresta Surakarta dan insan pers. Momentum tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus komitmen bersama untuk terus memperkuat hubungan harmonis dalam menghadirkan informasi yang edukatif, konstruktif, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Peringatan HPN ke-80 di Polresta Surakarta tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menegaskan pentingnya sinergi Polri dan pers sebagai fondasi bagi terciptanya masyarakat yang informatif, kritis, dan berdaya. Dalam kerangka pembangunan nasional, kolaborasi institusi negara dan media dipandang
sebagai energi strategis untuk memperkuat kohesi sosial, menjaga stabilitas daerah, serta membangun generasi yang maju dalam ekosistem demokrasi yang sehat.
Punkasnya,Eko.aji.





