Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Jembatan Presisi Merah Putih Dicor, Kapolres Sragen Turun Langsung Satukan Desa Jati–Hadiluwih

Rabu, 25 Februari 2026 | Februari 25, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-25T08:01:11Z

MNI|Sragen, Jawa Tengah — Komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan yang presisi dan berdampak langsung bagi masyarakat kembali ditunjukkan melalui aksi nyata pembangunan infrastruktur pedesaan. Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari turun langsung memimpin proses pengecoran Jembatan Presisi Merah Putih, jembatan strategis yang menghubungkan Desa Jati dan Desa Hadiluwih, Kecamatan Sumberlawang, Selasa (24/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 13.00 WIB di Dukuh Sendangrejo RT 22, Desa Jati, tersebut menjadi simbol kuat kolaborasi lintas elemen antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat. Pengecoran dilakukan secara gotong royong, menegaskan pendekatan kehumasan Mabes Polri yang menempatkan kehadiran aparat sebagai mitra pembangunan, bukan sekadar fasilitator seremoni.

Sejak pagi, Kapolres Sragen didampingi Wakapolres, para Pejabat Utama Polres Sragen, para Kapolsek jajaran, kepala desa, serta tokoh masyarakat tampak bahu-membahu di lapangan. Sinergi tersebut mencerminkan kerja kolektif yang berorientasi pada hasil, sekaligus memperlihatkan wajah Polri yang responsif dan adaptif terhadap kebutuhan riil warga.

Dalam keterangannya, Kapolres Sragen menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Presisi Merah Putih bukan semata proyek fisik, melainkan investasi sosial yang menopang mobilitas warga, memperlancar aktivitas ekonomi, membuka akses pendidikan, serta memperkuat layanan sosial antar desa. Infrastruktur yang memadai, menurutnya, merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan kesejahteraan masyarakat pedesaan dan penguatan konektivitas wilayah.

“Jembatan Presisi Merah Putih ini kami bangun bersama masyarakat sebagai bentuk pengabdian Polri. Bukan sekadar menghubungkan dua desa, tetapi juga menyatukan semangat kebersamaan, mempercepat roda ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial warga,” ujar AKBP Dewiana di sela kegiatan pengecoran. Ia menambahkan, “Polri hadir membantu masyarakat melalui kerja nyata. Kami berharap jembatan ini membawa manfaat jangka panjang dan menjadi simbol persatuan antara Desa Jati dan Desa Hadiluwih.”

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakapolres Sragen, para PJU Polres Sragen, Kapolsek Sumberlawang, Kapolsek Tanon, Kepala Desa Jati, serta tokoh masyarakat dari Desa Jati dan Desa Hadiluwih. Sekitar 30 personel dan warga terlibat aktif, memperlihatkan antusiasme tinggi terhadap proyek yang telah lama dinantikan sebagai akses vital penghubung dua desa.

Tepat pukul 13.00 WIB, proses pengecoran dinyatakan rampung. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti. Antusiasme warga terlihat jelas, mengingat jembatan ini diharapkan segera dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas hidup dan mempercepat perputaran ekonomi lokal.

Dengan selesainya tahap pengecoran, Jembatan Presisi Merah Putih diproyeksikan menjadi ikon persatuan dan kerja kolaboratif, sekaligus

penanda hadirnya Polri Presisi di tengah masyarakat—mendengar, bekerja, dan memberi solusi nyata bagi kebutuhan publik.

Punkasnya,Eko.Mukti.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update