Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Warga Antusias Sambut Pembangunan Jembatan Gantung Garuda, Akses Antar Desa Kian Terbuka dan Perekonomian Meningkat

Rabu, 21 Januari 2026 | Januari 21, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-21T10:53:16Z


MNI|Grobogan — Semangat kebersamaan, optimisme, dan partisipasi aktif masyarakat tampak nyata dalam pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang menghubungkan Desa Ngombak dan Desa Kentengsari, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan. Infrastruktur yang telah lama dinantikan warga tersebut kini mulai terwujud dan disambut dengan antusiasme tinggi oleh masyarakat, Selasa (20/01/2026).

Antusiasme itu tercermin dari keterlibatan langsung warga dalam kegiatan gotong royong bersama prajurit TNI Angkatan Darat dari Koramil 18/Kedungjati. Sejak pagi hari, sekitar pukul 07.30 WIB, warga dari kedua desa secara bergantian bahu-membahu membantu proses pembangunan jembatan, menciptakan suasana kerja yang penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan.

Kegiatan gotong royong diawali dengan sarapan bersama yang disiapkan secara swadaya oleh para ibu rumah tangga setempat. Dukungan tersebut menjadi wujud nyata partisipasi masyarakat dalam menyukseskan pembangunan, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan antara TNI dan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah pedesaan.

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda tidak sekadar menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi simbol hadirnya negara di tengah masyarakat. Lebih dari itu, proyek ini merupakan perwujudan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam membuka keterisolasian wilayah dan memperlancar mobilitas warga.

Jembatan tersebut diharapkan menjadi sarana vital penghubung antar desa yang selama ini terpisah oleh hambatan geografis. Dengan terbangunnya jembatan ini, akses masyarakat terhadap kegiatan ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta interaksi sosial diharapkan semakin mudah dan efisien.

Salah seorang warga Desa Ngombak, Purwadi (60), mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas terealisasinya pembangunan jembatan yang telah lama menjadi harapan masyarakat.

“Sudah lama kami menginginkan adanya jembatan penghubung ini, namun belum pernah terwujud. Alhamdulillah, melalui program pemerintah pusat yang dilaksanakan oleh TNI AD, keinginan warga akhirnya bisa terealisasi. Kami akan terus mendukung dan membantu pekerjaan hingga selesai,” ujar Purwadi.


Ungkapan serupa disampaikan oleh Sumiyati (45), warga Desa Kentengsari, yang bersama para ibu lainnya turut berperan aktif dalam mendukung kelancaran pembangunan. Dengan dana swadaya masyarakat, mereka secara rutin menyiapkan konsumsi bagi para pekerja sebagai bentuk dukungan moril dan kepedulian sosial.

“Kami dengan senang hati menyiapkan sarapan hingga makan siang. Menjelang sore, kami juga menyediakan kudapan sederhana. Ini bentuk kebersamaan kami agar pekerjaan berjalan lancar dan penuh semangat,” tutur Sumiyati.

Ia menambahkan, keberadaan Jembatan Gantung Garuda nantinya akan membawa dampak signifikan bagi kehidupan masyarakat, khususnya dalam memperpendek jarak tempuh antar desa maupun antar kecamatan.

“Dengan adanya jembatan ini, akses antar desa akan semakin mudah, waktu perjalanan menjadi lebih singkat, dan tentu berdampak positif pada peningkatan perekonomian masyarakat,” tambahnya.


Melalui sinergi yang solid antara TNI dan masyarakat, pembangunan Jembatan Gantung Garuda diharapkan dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan warga. Semangat gotong royong yang terbangun menjadi cerminan nilai luhur bangsa sekaligus fondasi kuat dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan di wilayah pedesaan.

Punkasnya,Tris.Shabar.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update