Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Satya Lencana Bukan Sekadar Seremoni, Wakapolres Demak Tekankan Makna Integritas, Pengabdian, dan Kode Etik Polri

Senin, 26 Januari 2026 | Januari 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-26T10:52:12Z


 MNI|Demak — Kepolisian Resor (Polres) Demak menggelar Upacara Penyematan Tanda Kehormatan Satya Lencana sebagai bentuk penghargaan negara atas dedikasi dan pengabdian personel Polri. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Wicaksana Laghawa Mapolres Demak, Senin (26/1/2026), dan diikuti oleh seluruh jajaran personel Polres Demak.

Sebanyak 156 personel Polres Demak menerima tanda kehormatan Satya Lencana, yang terdiri atas Satya Lencana Pengabdian 8 tahun, 16 tahun, dan 24 tahun. Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Polres Demak, Kompol Hendrie Suryo Liquisasono, selaku inspektur upacara.


Dalam amanatnya, Wakapolres Demak menegaskan bahwa penyematan tanda kehormatan Satya Lencana bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud apresiasi dan penghormatan tertinggi dari negara yang dianugerahkan oleh Presiden Republik Indonesia kepada anggota Polri yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, serta darmabakti luar biasa selama menjalankan tugas pengabdian.

“Satya Lencana ini merupakan bukti nyata bahwa saudara-saudara telah menjaga integritas, disiplin, dan kesetiaan yang tidak pernah luntur kepada institusi Polri, masyarakat, bangsa, dan negara. Penghargaan ini diberikan kepada personel yang telah mengabdi selama 8 tahun, 16 tahun, dan 24 tahun tanpa pernah tercatat melakukan pelanggaran,” ujar Kompol Hendrie.

Ia menekankan bahwa tanda kehormatan tersebut tidak diberikan secara otomatis, melainkan melalui proses penilaian yang ketat, objektif, dan berlapis sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hal ini mencakup rekam jejak kedinasan, kepatuhan terhadap disiplin, serta konsistensi dalam menjunjung tinggi Kode Etik Profesi Polri.


“Atas nama pimpinan Polres Demak, saya menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang hari ini menerima tanda kehormatan. Penghargaan ini diharapkan menjadi kebanggaan, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi keluarga dan institusi Polri, khususnya Polres Demak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wakapolres Demak berharap penyematan Satya Lencana dapat dimaknai sebagai pemacu semangat dan motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan para penerima tanda kehormatan sebagai role model dalam pelaksanaan tugas, baik dalam penegakan hukum maupun dalam pelayanan publik yang humanis dan berkeadilan.


Dalam kesempatan tersebut, Kompol Hendrie turut mengutip pesan bijak Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso, yang hingga kini tetap relevan sebagai pedoman moral bagi setiap insan Bhayangkara.

“Memang baik menjadi orang penting, tetapi jauh lebih penting menjadi orang baik,” kutipnya.


Menurutnya, Satya Lencana telah menempatkan para penerima sebagai personel yang memiliki peran dan posisi penting di dalam institusi. Namun yang lebih utama adalah bagaimana penghargaan tersebut diwujudkan dalam sikap, perilaku, dan kinerja yang senantiasa berorientasi pada kepentingan masyarakat, penegakan hukum yang berkeadilan, serta pengabdian tulus kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ia berharap momentum penyematan tanda kehormatan Satya Lencana ini semakin memperkuat komitmen seluruh personel Polres Demak untuk menjaga marwah institusi Polri, meningkatkan kepercayaan publik, menjunjung tinggi Kode Etik Profesi


Polri, serta terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional, berintegritas, dan berkeadaban.

Punkasnya,Munthohar.Nur.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update