Program yang dipimpin langsung oleh Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra tersebut dihadiri Pejabat Utama Polres Demak, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Karangtengah, paguyuban kepala desa, perangkat Desa Donorejo, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda. Kehadiran lintas unsur ini mencerminkan komitmen kolektif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) melalui partisipasi aktif seluruh elemen sosial.
Seluruh Dalam sambutannya, Kapolres Demak menegaskan bahwa Jum’at Curhat merupakan instrumen strategis Polri untuk membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat. Melalui forum tersebut, kepolisian tidak hanya menyampaikan program dan kebijakan, tetapi juga mendengarkan secara langsung keluhan, masukan, serta harapan warga sebagai dasar perumusan kebijakan pelayanan yang lebih responsif dan humanis.“Program Jum’at Curhat kami rancang sebagai jembatan komunikasi antara Polri dan masyarakat. Melalui dialog yang terbuka, kami ingin memahami persoalan riil di tengah masyarakat sekaligus menjadikannya bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan Polri,” ujar AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra.
Kapolres juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat di tengah dinamika cuaca ekstrem yang melanda wilayah Demak dalam beberapa pekan terakhir. Ia menyebutkan bahwa sejumlah peristiwa yang melibatkan kelompok rentan, seperti lansia dan anak-anak, menjadi perhatian serius yang membutuhkan peran aktif keluarga dan lingkungan.
“Kami mengimbau keluarga yang memiliki lansia dan anak-anak agar memberikan pendampingan dan pengawasan yang lebih intensif. Keselamatan mereka adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat keamanan,” tegasnya.
Menjelang bulan suci Ramadhan, Kapolres Demak turut mengingatkan masyarakat agar tidak menyalakan petasan maupun kembang api yang berpotensi membahayakan keselamatan, mengganggu ketertiban umum, serta memicu kebakaran. Ia menekankan bahwa tradisi menyambut Ramadhan seharusnya diwujudkan melalui kegiatan positif yang memperkuat nilai religius, solidaritas sosial, dan ketertiban publik.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mensosialisasikan layanan pengaduan Polres Demak yang dapat diakses masyarakat melalui nomor aduan 087764792256 maupun layanan darurat 110. Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan Kamtibmas kepada Polsek, Polres, maupun melalui kanal media sosial resmi kepolisian sesuai kenyamanan masing-masing.
“Polisi dan masyarakat adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Baik buruknya polisi juga merupakan cerminan masyarakatnya. Karena itu, mari kita saling menguatkan, menjaga lisan dan sikap, serta mempererat hubungan sosial demi terciptanya kehidupan bermasyarakat yang rukun, aman, dan harmonis,” ungkap Kapolres.
Sementara itu, Camat Karangtengah Maftukhah Kurniawati menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program Jum’at Curhat di wilayahnya. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat sekaligus sarana komunikasi yang efektif antara kepolisian dan warga.
Menurutnya, situasi Kamtibmas di Kecamatan Karangtengah selama ini berada dalam kondisi aman dan kondusif berkat sinergi yang terjalin antara aparat keamanan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat.
“Kami menyambut baik kegiatan ini dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Kapolres beserta jajaran, Forkopimcam, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda Desa Donorejo. Kami berharap kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah,” ujar Maftukhah Kurniawati.
Melalui kegiatan Jum’at Curhat, Polres Demak menegaskan komitmennya untuk terus membangun pendekatan persuasif dan dialogis sebagai bagian dari transformasi Polri yang presisi. Program ini diharapkan tidak hanya menjadi forum seremonial, tetapi berkembang menjadi ruang partisipasi publik yang berkelanjutan dalam merawat keamanan, ketertiban, dan harmoni sosial di Kabupaten Demak.
Komitmen tersebut sekaligus menjadi wujud kepedulian Polres Demak dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab sebagai fondasi dalam membangun kehidupan sosial yang aman, inklusif, dan bermartabat.
Punkasnya,Munthohar.tim.





