Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pemkab Kendal Intensifkan Sosialisasi PBJT, Optimalkan Pajak Rumah Kos dan Perhotelan di Tengah Pertumbuhan Kawasan Industri

Jumat, 30 Januari 2026 | Januari 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-30T10:00:49Z

 

MNI|Kendal — Pemerintah Kabupaten Kendal terus memperkuat strategi optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) melalui intensifikasi pajak daerah, khususnya dari sektor perhotelan dan rumah kos. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) kepada pelaku usaha jasa rumah kos yang dilaksanakan di Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sistematis pemerintah daerah dalam merespons dinamika pertumbuhan ekonomi lokal yang semakin pesat, seiring dengan berkembangnya Kawasan Industri Kendal (KIK). Keberadaan kawasan industri berskala nasional ini mendorong meningkatnya mobilitas tenaga kerja dan kebutuhan hunian sementara yang representatif, strategis, nyaman, serta terjangkau bagi ribuan karyawan dan pendatang di wilayah Kendal dan sekitarnya.

Dalam sosialisasi ini, pemerintah daerah memberikan pemahaman komprehensif mengenai regulasi PBJT, mekanisme pemungutan pajak, kewajiban administrasi perpajakan, hingga manfaat pajak bagi pembangunan daerah. Para pelaku usaha rumah kos diharapkan tidak hanya memahami kewajiban fiskal, tetapi juga memiliki kesadaran kolektif terhadap peran strategis pajak sebagai instrumen pembangunan yang berkeadilan, inklusif, dan berkelanjutan.

Perwakilan pemerintah daerah menegaskan bahwa sektor perhotelan dan rumah kos memiliki potensi signifikan dalam mendukung peningkatan PAD. Selama beberapa tahun terakhir, sektor hunian sementara berkembang secara dinamis dengan variasi fasilitas, tarif, dan segmen pasar yang beragam, mulai dari rumah kos sederhana hingga hunian eksklusif. Kondisi tersebut membuka peluang besar bagi optimalisasi penerimaan pajak daerah apabila dikelola melalui sistem yang tertib, transparan, dan akuntabel.

“Pertumbuhan Kawasan Industri Kendal tidak hanya membawa dampak ekonomi, tetapi juga menciptakan ekosistem hunian yang semakin kompleks. Pemerintah daerah berkepentingan memastikan bahwa perkembangan sektor ini berjalan seiring dengan kepatuhan pajak, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” ujar salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut.

Selain sebagai sarana edukasi perpajakan, sosialisasi ini juga menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah dan pelaku usaha. Berbagai aspirasi, kendala teknis, serta kebutuhan pelaku usaha dalam penerapan PBJT disampaikan secara terbuka. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk memberikan pendampingan berkelanjutan, termasuk penyederhanaan prosedur administrasi, peningkatan literasi perpajakan, serta pemanfaatan sistem digital dalam pelaporan dan pembayaran pajak.

Lebih lanjut, pemerintah daerah menekankan bahwa optimalisasi pajak daerah tidak semata-mata berorientasi pada peningkatan penerimaan, tetapi juga diarahkan pada penguatan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Pengelolaan pajak yang profesional dan transparan diyakini mampu mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan daya saing daerah.

Di tengah meningkatnya kebutuhan hunian yang strategis, nyaman, dan terjangkau bagi para pekerja industri, sektor rumah kos dan perhotelan diproyeksikan menjadi salah satu penopang utama perekonomian lokal di Kabupaten Kendal dan kawasan sekitarnya. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan sistem perpajakan daerah yang adil, adaptif, dan berkelanjutan.

Melalui sosialisasi PBJT ini, Pemerintah Kabupaten Kendal berharap terbangun kesadaran kolektif pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah melalui kepatuhan pajak. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi yang dipicu oleh Kawasan Industri Kendal dapat diimbangi dengan peningkatan kapasitas fiskal daerah, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat di Kota Kendal dan wilayah sekitarnya.

Punkasnya,Adi.tim.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update