MNI|Grobogan — Suasana duka menyelimuti jajaran TNI dan masyarakat Kabupaten Grobogan atas wafatnya Almarhum Serka Mashuri, Babinsa Koramil 04/Godong Kodim 0717/Grobogan. Upacara persemayaman dan pemakaman secara militer dilaksanakan dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan terakhir negara kepada prajurit yang telah mengabdikan diri bagi bangsa dan negara.
Upacara persemayaman berlangsung di rumah duka RT 01/RW 04 Desa Manggarmas, dilanjutkan dengan prosesi pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Kamis (29/01/2026). Komandan Kodim 0717/Grobogan, Letkol Inf Wefri Sandiyanto, bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara, memimpin rangkaian prosesi penghormatan militer yang sarat makna kebangsaan dan nilai-nilai keprajuritan.
Turut mendampingi Dandim Grobogan dalam prosesi tersebut, antara lain Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0717/Grobogan Mayor Cba A.M. Ichfani, S.E., para Perwira Staf, para Danramil, prajurit Kodim 0717/Grobogan, serta pengurus dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXVIII Dim 0717 Grobogan. Bertindak sebagai Perwira Upacara (Paup) Pasipers Kapten Kav Agus Wiratno, Komandan Upacara persemayaman Danramil 08/Tawangharjo Kapten Arh Haryono, dan Komandan Upacara pemakaman Pasilog Kapten Cba Heri Darmawan.
Dalam sambutannya, Dandim Grobogan menegaskan bahwa pemakaman militer merupakan hak sekaligus penghormatan terakhir yang diberikan negara kepada setiap prajurit TNI yang meninggal dunia. Hal tersebut merupakan bentuk penghargaan atas jasa, pengabdian, serta dharma bakti yang telah diberikan almarhum kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Pemakaman militer ini adalah wujud penghormatan negara kepada prajurit yang telah mengabdikan diri sepenuh jiwa dan raga. Atas nama keluarga besar Kodim 0717/Grobogan, kami menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah membantu, baik secara moril maupun materiil, sehingga rangkaian upacara persemayaman dan pemakaman dapat berlangsung dengan tertib, khidmat, dan lancar,” ujar Letkol Inf Wefri Sandiyanto.
Ia juga menyampaikan rasa duka mendalam atas kepergian almarhum yang dinilai sebagai sosok prajurit berdedikasi tinggi, setia pada tugas, serta konsisten menjunjung nilai-nilai perjuangan dan loyalitas kepada bangsa dan negara.
“Kepergian almarhum merupakan kehilangan besar bagi TNI, khususnya Kodim 0717/Grobogan. Almarhum adalah salah satu putra terbaik bangsa yang senantiasa memegang teguh prinsip keprajuritan, bekerja keras dalam setiap tugas, serta menunjukkan loyalitas yang tak tergoyahkan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambahnya.
Lebih lanjut, Dandim mengajak seluruh hadirin untuk menerima kepergian almarhum dengan penuh keikhlasan sebagai bagian dari kehendak Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus menjadikannya sebagai refleksi atas nilai-nilai pengabdian dan keteladanan yang telah ditunjukkan almarhum semasa hidup.
“Marilah kita bersama-sama memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, semoga segala kesalahan, kekhilafan, dan dosa almarhum diampuni, amal baktinya diterima di sisi-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” pungkasnya.
Prosesi pemakaman militer berlangsung dengan penuh khidmat, diiringi penghormatan terakhir dari rekan-rekan prajurit, keluarga, dan masyarakat setempat. Rangkaian upacara tersebut tidak hanya menjadi simbol penghormatan terhadap jasa almarhum, tetapi juga mencerminkan soliditas, loyalitas, dan nilai-nilai kebangsaan yang terus dijaga dalam tubuh Tentara Nasional Indonesia.
Kepergian Serka Mashuri meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, institusi TNI, serta masyarakat yang selama ini merasakan kehadiran dan pengabdian beliau sebagai Babinsa di wilayah binaannya. Namun demikian, dedikasi, keteladanan, dan semangat pengabdian yang telah diwariskan almarhum akan senantiasa menjadi
inspirasi bagi generasi prajurit berikutnya dalam menjaga kedaulatan negara dan mengabdi kepada rakyat, bangsa, dan negara.
Punkasnya,Shabar.triis.




