MNI|PATI – Komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polresta Pati melalui respons cepat penanganan pohon tumbang yang mengganggu arus lalu lintas di Jalan Pantura, tepatnya di wilayah Desa Raci, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jumat (24/7/2026) pagi. Berkat kesigapan personel Polsek Batangan, proses evakuasi berhasil diselesaikan dalam waktu relatif singkat sehingga kelancaran lalu lintas pada jalur nasional tersebut dapat segera dipulihkan.
Peristiwa bermula ketika sebuah pohon jenis munggur dengan diameter sekitar 20 hingga 30 sentimeter tumbang dan menimpa kabin sebuah truk boks kontainer yang berada di bahu jalan. Kejadian tersebut sempat menghambat mobilitas kendaraan di jalur Pantura yang dikenal sebagai salah satu urat nadi transportasi nasional dengan tingkat kepadatan kendaraan yang tinggi.
Menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Batangan langsung bergerak menuju lokasi. Proses penanganan dilaksanakan mulai pukul 08.40 WIB hingga 10.00 WIB dipimpin Kanit Binmas Polsek Batangan Aiptu Aris Suherman bersama lima personel SPKT dan piket fungsi. Kehadiran petugas di lokasi tidak hanya bertujuan mengevakuasi pohon tumbang, tetapi juga melakukan pengamanan arus lalu lintas agar keselamatan pengguna jalan tetap terjaga selama proses evakuasi berlangsung.
Dengan menggunakan gergaji mesin (chainsaw), petugas secara bertahap memotong batang pohon yang menutup sebagian badan jalan. Setelah seluruh bagian pohon berhasil dipindahkan ke tempat yang aman, jalur Pantura kembali dapat dilalui kendaraan secara normal tanpa hambatan yang berarti.
Kapolresta Pati melalui Kapolsek Batangan AKP M. Setiawan menjelaskan bahwa langkah cepat yang dilakukan merupakan implementasi nyata pelayanan Polri dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, khususnya pada jalur strategis nasional.
"Begitu menerima laporan adanya pohon tumbang, anggota kami langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Langkah cepat ini penting agar gangguan lalu lintas tidak berlangsung lama dan risiko kecelakaan bisa dicegah," ujar AKP M. Setiawan.
Menurutnya, jalur Pantura memiliki intensitas kendaraan yang sangat tinggi, baik kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun kendaraan logistik antardaerah. Oleh karena itu, setiap gangguan yang berpotensi menghambat arus lalu lintas harus segera ditangani secara cepat, tepat, dan profesional.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan proses evakuasi merupakan hasil koordinasi dan kesiapsiagaan personel di lapangan dalam menghadapi situasi darurat yang memerlukan tindakan segera.
"Evakuasi dilakukan menggunakan peralatan yang tersedia agar pohon dapat segera dipotong dan dipindahkan. Alhamdulillah, proses berjalan lancar sehingga arus lalu lintas kembali normal dalam waktu relatif singkat," jelasnya.
Selain melakukan penanganan di lokasi kejadian, petugas juga mengatur arus kendaraan selama proses evakuasi guna menghindari kemacetan panjang maupun potensi kecelakaan akibat antrean kendaraan. Langkah preventif tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat pengguna jalan.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa faktor cuaca ekstrem, seperti hujan deras yang disertai angin kencang, masih berpotensi menyebabkan pohon tumbang, terutama di kawasan yang dipenuhi pepohonan besar. Oleh sebab itu, kewaspadaan seluruh pengguna jalan menjadi aspek penting dalam meminimalkan risiko kecelakaan.
AKP M. Setiawan mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kehati-hatian saat berkendara, khususnya ketika melintasi ruas jalan yang berada di bawah rindangnya pepohonan maupun saat kondisi cuaca tidak bersahabat.
"Pengendara diharapkan mengurangi kecepatan dan tetap waspada apabila terjadi hujan deras maupun angin kencang yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang," tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk terus memperkuat budaya kepedulian terhadap keselamatan bersama dengan segera melaporkan setiap kejadian yang berpotensi membahayakan pengguna jalan maupun mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian darurat atau gangguan kamtibmas melalui Call Center Polri 110 maupun kantor polisi terdekat. Laporan yang cepat akan memudahkan petugas memberikan penanganan secara cepat pula," pungkasnya.
Selama proses evakuasi berlangsung, situasi di lokasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Berkat sinergi antara personel kepolisian serta kepatuhan pengguna jalan terhadap arahan petugas, proses penanganan dapat dilaksanakan secara efektif tanpa menimbulkan gangguan yang lebih luas.
Kecepatan respons Polsek Batangan dalam menangani pohon tumbang tersebut menjadi cerminan komitmen Polresta Pati untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam setiap situasi yang membutuhkan pertolongan. Tidak hanya sebagai penjaga keamanan, Polri juga menjalankan fungsi pelayanan kemanusiaan melalui tindakan nyata yang mengutamakan keselamatan masyarakat, kelancaran mobilitas, serta terciptanya keamanan dan ketertiban di ruang publik.
Polresta Pati juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan Call Center Polri 110 sebagai layanan pengaduan cepat apabila menemukan kejadian darurat, gangguan lalu lintas, pohon tumbang, bencana alam, maupun gangguan kamtibmas lainnya. Partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan informasi akan mempercepat respons petugas sehingga potensi risiko dapat diminimalkan demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran bagi seluruh pengguna jalan.
Punkasnya,Eko,Adji.


.jpg)