Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Cegah Karhutla di Musim Kemarau, Polsek Dawe Intensifkan Edukasi Warga Perkuat Kesadaran Kolektif Menjaga Lingkungan

Senin, 27 Juli 2026 | Juli 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-27T08:16:53Z

 


MNI|Kudus – Memasuki puncak musim kemarau yang identik dengan meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polres Kudus melalui Polsek Dawe terus memperkuat langkah-langkah preventif dengan mengintensifkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Upaya tersebut dilaksanakan secara masif pada Senin (27/7/2026) sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meminimalkan potensi terjadinya bencana Karhutla.

Kegiatan sosialisasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Dawe, AKP Jajang Wiwoko, yang bersama personel menyampaikan imbauan kamtibmas secara humanis kepada masyarakat. Pendekatan dialogis dipilih agar pesan-pesan pencegahan dapat dipahami secara menyeluruh dan mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga lingkungan di wilayah Kecamatan Dawe.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai berbagai aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Warga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah di area lahan kering maupun kawasan hutan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap munculnya titik api yang dapat berkembang menjadi kebakaran berskala besar.

Selain itu, masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada Polsek Dawe, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa maupun petugas pemadam kebakaran apabila menemukan adanya titik api ataupun indikasi kebakaran. Pelaporan secara cepat dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan sehingga kebakaran dapat dikendalikan sebelum meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo melalui Kapolsek Dawe AKP Jajang Wiwoko menegaskan bahwa pencegahan merupakan strategi paling efektif dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

"Potensi kebakaran hutan dan lahan meningkat saat musim kemarau. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas lain yang dapat memicu kebakaran. Peran aktif masyarakat sangat penting agar kejadian Karhutla dapat dicegah sejak dini," ujar AKP Jajang Wiwoko.

Menurutnya, keberhasilan pencegahan Karhutla tidak hanya bergantung pada kesiapsiagaan aparat, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, relawan, dan warga menjadi fondasi utama dalam membangun sistem deteksi dini sekaligus memperkuat budaya peduli lingkungan.

Ia menambahkan, apabila masyarakat mengetahui adanya titik api atau kebakaran, diharapkan segera melapor kepada kepolisian maupun instansi terkait agar proses pemadaman dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi sehingga mampu mencegah meluasnya kobaran api.

Di samping menyampaikan imbauan kamtibmas, personel Polsek Dawe juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kelestarian kawasan hutan dan lahan sebagai aset ekologis yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, sumber kehidupan masyarakat, serta mendukung keberlanjutan pembangunan daerah.

Langkah preventif yang dilakukan Polsek Dawe merupakan implementasi nyata dari pendekatan community policing, di mana kepolisian hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun budaya sadar lingkungan dan tanggung jawab sosial. Edukasi yang berkelanjutan diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap bahaya Karhutla sekaligus memperkuat ketahanan wilayah menghadapi dampak musim kemarau.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Kudus berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan terus meningkat sehingga wilayah Kecamatan Dawe tetap aman, kondusif, serta terbebas dari bencana Karhutla. Kolaborasi yang erat antara aparat dan masyarakat diyakini menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang tetap stabil di Kabupaten Kudus.

punkasnya Aryadi. HMS

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update