Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kerja Sama RI–Rusia Menguat, Pemerintah Pastikan Stabilitas Energi Nasional di Tengah Dinamika Global

Rabu, 15 April 2026 | April 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-14T17:54:50Z

 


MNI|MOSKOW — Pemerintah Indonesia terus mengakselerasi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional di tengah fluktuasi pasar energi global yang kian dinamis dan sarat ketidakpastian geopolitik. Upaya tersebut diwujudkan melalui penjajakan kerja sama bilateral dengan Rusia sebagai salah satu produsen energi utama dunia yang memiliki peran signifikan dalam rantai pasok energi internasional.

Komitmen tersebut ditegaskan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam agenda pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, yang berlangsung di Istana Kremlin, Moskow, pada Senin (13/4/2026) waktu setempat.

Dalam pertemuan tersebut, kedua kepala negara membahas secara komprehensif peluang penguatan kerja sama di sektor energi, mencakup minyak dan gas bumi (migas), energi baru dan terbarukan (EBT), serta pengembangan infrastruktur energi berkelanjutan. Pemerintah Indonesia memandang kolaborasi ini sebagai bagian dari strategi diversifikasi sumber energi sekaligus upaya mitigasi risiko terhadap gejolak harga energi global.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa penguatan hubungan energi dengan Rusia tidak hanya berorientasi pada aspek pasokan, tetapi juga mencakup transfer teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta investasi strategis di sektor hulu dan hilir energi. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat fondasi kemandirian energi nasional dalam jangka panjang.

“Kerja sama ini merupakan bagian dari visi besar pemerintah dalam memastikan keberlanjutan pasokan energi nasional, sekaligus menjaga stabilitas harga di dalam negeri,” ujar Bahlil Lahadalia dalam keterangan resminya.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kemitraan strategis yang saling menguntungkan, khususnya dalam menghadapi tantangan global seperti transisi energi dan ketahanan pasokan. Ia menyebut bahwa Indonesia terbuka terhadap investasi dan kerja sama yang mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Pertemuan bilateral ini juga mencerminkan upaya diplomasi energi Indonesia dalam memperluas jaringan kerja sama internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang adaptif terhadap dinamika energi global. Dengan menggandeng mitra strategis seperti Rusia, pemerintah optimistis dapat menjaga stabilitas energi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Langkah ini sejalan dengan agenda transformasi energi nasional yang tengah digencarkan pemerintah, di mana ketahanan energi tidak hanya dipandang sebagai kebutuhan domestik, tetapi juga sebagai pilar penting dalam menjaga stabilitas nasional dan daya saing Indonesia di kancah global.

tutpnya,Mex,tim.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update