Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Aktif dan Adaptif di Era Digital, Polda Jateng Raih Tiga Penghargaan Nasional

Jumat, 17 April 2026 | April 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-17T09:00:37Z


MNI|Semarang, Jumat 17 April 2026 – Komitmen institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam memperkuat keterbukaan informasi publik kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Melalui Bidang Hubungan Masyarakat, Polda Jawa Tengah menorehkan capaian prestisius dengan meraih tiga penghargaan sekaligus dalam forum strategis Rakernis Humas Polri Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan di Jakarta.

Kegiatan yang berlangsung pada 13 hingga 15 April 2026 di kawasan Hotel Grandhika tersebut menjadi momentum konsolidasi nasional bagi jajaran kehumasan Polri dalam memperkuat peran komunikasi publik yang adaptif, responsif, dan berbasis digital. Forum ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi Polri, di antaranya Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Dedi Prasetyo serta Kepala Divisi Humas Polri Johnny Eddizon Isir, bersama para pejabat utama Mabes Polri dan Kabidhumas dari seluruh wilayah Indonesia.

Mengusung tema besar optimalisasi komunikasi publik dan manajemen media, Rakernis Humas Polri tahun ini menegaskan posisi strategis fungsi kehumasan sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas informasi di ruang publik. Hal tersebut menjadi semakin relevan di tengah derasnya arus digitalisasi dan disrupsi informasi yang menuntut institusi negara untuk hadir secara cepat, akurat, dan kredibel.

Dalam arahannya, Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menekankan bahwa pengelolaan komunikasi publik berbasis media modern merupakan elemen krusial dalam membangun kepercayaan masyarakat. Ia mengapresiasi satuan wilayah yang mampu mengoptimalkan kanal digital sebagai sarana edukasi sekaligus transparansi institusi.

“Tujuan akhirnya adalah membangun reputasi Polri yang baik agar semakin dicintai masyarakat,” tegasnya, menekankan pentingnya sinergi antara profesionalisme dan pendekatan humanis dalam praktik kehumasan.

Senada dengan hal tersebut, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menyoroti urgensi peran Humas Polri dalam menjaga keseimbangan informasi publik sebagai bagian integral dari stabilitas nasional. Ia menegaskan bahwa penguatan komunikasi publik merupakan instrumen strategis dalam mendukung implementasi agenda pembangunan nasional, termasuk program prioritas pemerintah dalam kerangka Asta Cita serta visi besar Indonesia Emas 2045.

Di tengah dinamika tersebut, Bidhumas Polda Jateng tampil sebagai salah satu satuan kerja yang menunjukkan konsistensi dan inovasi. Tiga penghargaan yang diraih di Zona A mencakup kategori keaktifan pengiriman berita melalui sistem SPIT-MediaHub, pelaksanaan e-learning kehumasan, serta kontribusi konten pada platform digital Polri TV.

Capaian ini tidak terlepas dari kerja kolektif dan dedikasi seluruh personel kehumasan di lingkungan Polda Jateng. Kepala Bidang Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menyampaikan apresiasi atas kinerja jajarannya yang dinilai mampu menjawab tantangan komunikasi publik di era digital secara adaptif dan berkelanjutan.

Menurutnya, derasnya arus informasi menuntut institusi kepolisian untuk tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penyedia informasi yang jernih, menenangkan, dan dapat dipercaya oleh masyarakat luas.

“Penghargaan ini merupakan refleksi dari semangat anggota di lapangan dalam menyampaikan informasi secara cepat dan bertanggung jawab. Kehadiran Polri di ruang publik harus mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi referensi informasi yang kredibel,” ujarnya saat ditemui di Mapolda Jateng.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengelolaan media modern tidak semata berorientasi pada kuantitas produksi konten, melainkan pada kualitas pesan yang disampaikan kepada publik. Pendekatan komunikasi yang humanis, transparan, dan edukatif menjadi kunci dalam membangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat.

Ke depan, Polda Jawa Tengah berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan kanal digital sebagai medium komunikasi strategis, guna memastikan informasi kepolisian dapat diakses secara luas, mudah dipahami, serta memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat.

Capaian ini sekaligus menjadi indikator bahwa transformasi kehumasan Polri menuju institusi yang Presisi—prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan—terus bergerak progresif seiring perkembangan zaman, memperkuat legitimasi publik, serta menjaga stabilitas sosial dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Punkasnya,Aji.tim.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update