Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

SMPN 1 Arjasa Asah Empati dan Kepedulian Sosial Siswa Melalui Aksi Berbagi Takjil di Bulan Ramadan

Sabtu, 14 Maret 2026 | Maret 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-14T00:43:07Z

MNI|Arjasa – Semangat kepedulian sosial dan pendidikan karakter kembali ditunjukkan oleh keluarga besar SMP Negeri 1 Arjasa melalui kegiatan aksi berbagi takjil kepada masyarakat yang melintas di wilayah Kecamatan Arjasa. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (13/3/2026) tersebut menjadi bagian dari tradisi positif sekolah dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus menanamkan nilai empati, solidaritas, dan kepedulian sosial kepada para siswa.

Aksi sosial yang berlangsung di depan kawasan Kampung JFC, tepatnya di jalur selatan Kantor Kecamatan Arjasa, dipilih karena merupakan salah satu titik strategis yang ramai dilalui masyarakat menjelang waktu berbuka puasa. Di lokasi tersebut, para siswa bersama guru dan staf sekolah membagikan ratusan paket takjil kepada para pengendara sepeda motor, pengayuh becak, pejalan kaki, serta masyarakat yang tengah dalam perjalanan menjelang waktu berbuka.

Menariknya, takjil yang dibagikan dalam kegiatan tersebut bukan sekadar produk siap saji, melainkan hasil karya dan kreativitas para siswa bersama warga sekolah. Beberapa menu yang disiapkan di antaranya susu kedelai dan es dawet yang diproduksi secara mandiri sebagai bagian dari pembelajaran kewirausahaan dan kerja sama tim di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini melibatkan kolaborasi aktif antara pengurus OSIS, para guru, serta staf sekolah yang bersama-sama turun langsung ke lapangan untuk membagikan takjil kepada masyarakat. Kehadiran para siswa di tengah masyarakat tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata implementasi pendidikan berbasis nilai-nilai kemanusiaan dan sosial yang terus dikembangkan oleh pihak sekolah.

Kepala SMP Negeri 1 Arjasa, Setiyo Martono, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil yang dilaksanakan setiap bulan Ramadan merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap lingkungan sekitar.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan menjadi sarana pembelajaran sosial bagi siswa, khususnya para pengurus OSIS, untuk mengasah empati serta memahami makna berbagi kepada sesama.

“Kegiatan ini bukan hanya rutinitas seremonial semata. Kami ingin menanamkan kepada para siswa bahwa kepedulian sosial merupakan nilai penting dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan ini, para siswa belajar untuk berbagi, memahami kondisi orang lain, serta menumbuhkan rasa empati,” ujar Setiyo Martono.

Ia menambahkan bahwa aksi berbagi takjil ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara lingkungan sekolah dengan masyarakat sekitar. Kehadiran siswa dan guru di tengah masyarakat diharapkan mampu membangun jembatan silaturahmi yang harmonis serta memperkuat nilai kebersamaan antara lembaga pendidikan dengan warga.

Lebih lanjut, pihak sekolah memandang kegiatan ini sebagai wujud sikap rendah hati atau andhap asor yang menjadi bagian dari nilai budaya Jawa, di mana lembaga pendidikan tidak hanya berperan sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai institusi yang hadir dan memberi manfaat bagi lingkungan sosialnya.

“Aksi berbagi takjil ini juga menjadi bentuk kedekatan sekolah dengan masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa sekolah hadir sebagai bagian dari masyarakat dan berusaha memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” jelasnya.

Kegiatan tersebut pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang melintas di kawasan tersebut. Banyak pengendara maupun warga yang merasa terbantu dengan adanya pembagian takjil gratis, terutama bagi mereka yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

Selain memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran nyata bagi para siswa mengenai nilai-nilai kepedulian sosial, gotong royong, serta pentingnya berbagi kepada sesama di bulan penuh berkah.

Melalui kegiatan sederhana namun sarat makna tersebut, pihak sekolah berharap nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan selama bulan Ramadan dapat terus tertanam dalam diri para siswa bahkan setelah bulan suci berakhir.

“Kami berharap melalui aksi kecil ini anak-anak tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Semoga apa yang dilakukan hari ini menjadi amal kebaikan yang membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat,” pungkas Setiyo Martono.

Dengan kegiatan seperti ini, SMP Negeri 1 Arjasa berupaya menegaskan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan yang tidak hanya menekankan pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kepedulian sosial, serta nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi fondasi penting bagi generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat.

Punkasnya,memet tim.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update