Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Satlantas Polres Sragen Siapkan Delapan Inovasi Pelayanan Mudik dalam Operasi Ketupat Candi 2026, “MBAK DEWI” Jadi Solusi Darurat Kendaraan Listrik

Senin, 09 Maret 2026 | Maret 09, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-09T04:55:08Z

MNI|SRAGEN, JAWA TENGAH – Menyongsong arus mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Sragen menyiapkan berbagai terobosan pelayanan publik berbasis inovasi guna menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas masyarakat. Sedikitnya delapan inovasi pelayanan akan diluncurkan untuk memberikan respons cepat terhadap berbagai kebutuhan pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Sragen selama periode operasi berlangsung.

Langkah inovatif tersebut merupakan bagian dari strategi penguatan pelayanan kepolisian yang mengedepankan pendekatan humanis, responsif, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi transportasi masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sragen, AKP Kukuh Tirto Satria Leksono, yang menegaskan bahwa seluruh inovasi dirancang untuk memastikan kehadiran polisi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, Satlantas Polres Sragen menyiapkan delapan inovasi pelayanan yang bertujuan memberikan rasa aman, nyaman, serta kemudahan akses bantuan bagi para pemudik yang melintas di wilayah Sragen,” ujar AKP Kukuh Tirto Satria Leksono dalam keterangannya.

Menurutnya, berbagai inovasi tersebut tidak hanya berorientasi pada pengaturan lalu lintas semata, tetapi juga mencakup aspek pelayanan sosial, kesehatan, hingga dukungan teknis kendaraan yang memungkinkan pemudik tetap dapat melanjutkan perjalanan secara aman.

Salah satu inovasi yang disiapkan adalah Wahana Ceria Anak Gratis, yakni fasilitas permainan anak yang disediakan di kawasan Pos Terpadu selama operasi berlangsung. Sarana ini dimaksudkan sebagai ruang rekreasi bagi anak-anak pemudik yang beristirahat, sehingga keluarga yang melakukan perjalanan jauh dapat memanfaatkan waktu istirahat secara lebih nyaman.

Inovasi kedua adalah BBM Mobile, yaitu layanan pengantaran bahan bakar minyak secara gratis bagi pemudik yang mengalami kehabisan BBM di tengah perjalanan. Layanan ini disiapkan sebagai bentuk respons cepat terhadap kondisi darurat di jalur mudik yang kerap terjadi akibat padatnya arus kendaraan.

Selanjutnya terdapat Si Medis, yakni tim medis bergerak yang menggunakan sepeda motor untuk memberikan pertolongan pertama secara cepat kepada masyarakat apabila terjadi kecelakaan lalu lintas atau kondisi darurat kesehatan di jalur mudik.

Inovasi keempat adalah Si Bengkel, sebuah layanan hasil kolaborasi antara kepolisian dengan bengkel lokal yang menyediakan fasilitas perbaikan kendaraan selama 24 jam penuh selama masa operasi. Layanan ini diharapkan dapat membantu pemudik yang mengalami kerusakan kendaraan di tengah perjalanan.

Untuk menunjang kenyamanan pemudik yang beristirahat, Satlantas Polres Sragen juga menyiapkan Toilet Portable di kawasan Pos Terpadu. Penambahan fasilitas sanitasi ini bertujuan meningkatkan kenyamanan masyarakat yang memanfaatkan pos pelayanan sebagai tempat singgah sementara.

Selain itu terdapat Si Rescue, yaitu tim penyelamat yang dilengkapi dengan kendaraan derek serta fasilitas towing guna mengantisipasi gangguan kendaraan di jalan raya. Tim ini disiagakan untuk membantu pemudik yang mengalami kerusakan kendaraan berat maupun kecelakaan di wilayah hukum Polres Sragen.

Inovasi lain yang juga disiapkan adalah Sibara Art Stage, sebuah panggung seni yang digagas oleh komunitas Polisi Baik Sragen sebagai wadah apresiasi bagi kreativitas masyarakat. Panggung ini akan menampilkan berbagai pertunjukan seni yang melibatkan seniman lokal serta seniman difabel, sehingga selain menjadi sarana hiburan juga berfungsi sebagai ruang pemberdayaan seni dan budaya daerah.

Namun demikian, dari seluruh inovasi tersebut perhatian publik tertuju pada inovasi kedelapan yang diberi nama MBAK DEWI. Program ini merupakan akronim dari Mobile Bakti Digital Electric Vehicle Way Incident, sebuah layanan SPKLU mobile yang disiapkan khusus untuk membantu pemudik pengguna kendaraan listrik yang mengalami kehabisan daya baterai di tengah perjalanan.

AKP Kukuh menjelaskan bahwa inovasi ini merupakan respons terhadap meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di jalur mudik lintas provinsi yang melewati wilayah Sragen.

“Melalui inovasi MBAK DEWI, kami menyiapkan layanan SPKLU mobile yang dapat membantu pemudik kendaraan listrik apabila mengalami kehabisan daya di wilayah hukum Polres Sragen,” jelasnya.

Dalam mekanisme pelayanan tersebut, pemudik yang mengalami kehabisan daya dapat menghubungi layanan darurat Kepolisian melalui Hotline 110. Petugas operator kemudian akan meminta identitas serta nomor WhatsApp pelapor untuk diteruskan kepada operator layanan MBAK DEWI.

Setelah menerima delegasi laporan dari operator layanan 110, petugas MBAK DEWI akan menghubungi pemudik melalui aplikasi WhatsApp guna memperoleh data tambahan berupa identitas pelapor, foto kendaraan, serta lokasi terkini melalui fitur share location.

Selanjutnya, kendaraan SPKLU Mobile MBAK DEWI yang disiagakan di Pos Terpadu Alun-Alun Sragen akan segera menuju lokasi pemudik yang membutuhkan bantuan. Di lokasi tersebut, petugas akan melakukan pengisian daya baterai kendaraan listrik hingga mencapai sekitar 10 persen.

Daya sementara tersebut dinilai cukup untuk menghidupkan kembali kendaraan agar dapat melanjutkan perjalanan menuju stasiun pengisian kendaraan listrik umum terdekat. Selanjutnya, petugas akan melakukan pengawalan hingga kendaraan dapat melakukan pengisian daya penuh sampai mencapai kapasitas maksimal.

“Inovasi ini kami hadirkan agar pemudik pengguna kendaraan listrik merasa lebih aman dan tidak khawatir ketika melintas di wilayah Sragen,” tambah AKP Kukuh.

Melalui berbagai inovasi pelayanan tersebut, jajaran Polres Sragen berharap dapat menghadirkan wajah pelayanan Kepolisian yang semakin modern, humanis, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Selain menjaga kelancaran arus lalu lintas, langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen institusi Kepolisian dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, solutif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat selama momentum mudik Lebaran 2026.

Dengan kesiapan personel, sarana prasarana, serta berbagai inovasi pelayanan yang disiapkan, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 di wilayah Sragen dapat berjalan optimal, sehingga para pemudik dapat menempuh perjalanan menuju kampung halaman dengan aman, nyaman, dan penuh kesan positif terhadap pelayanan Kepolisian Republik Indonesia.

Punkasnya,Eko.aji.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update